Begini Pengeroyokan Abi yang Diduga Curi Vape Senilai Rp 1,6 Juta

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Jumat, 08 Sep 2017 18:14 WIB
Ilustrasi (dok. detikcom)
Jakarta - Abi Qowi Suparto (20) tewas setelah dikeroyok karena diduga mencuri rokok elektrik atau vape di toko Rumah Tua Vape, Tebet, Jakarta Selatan. Pengeroyokan Abi itu terekam dalam video yang beredar.

Ada dua video berdurasi singkat yang berisi pengeroyokan Abi. Video pertama berdurasi 20 detik, sedangkan video kedua 21 detik.



Dalam video yang beredar itu tampak seorang laki-laki berbaju hitam memegang sebuah besi. Sementara Abi terlihat meminta maaf kepada lelaki tersebut.

"Ampun Bang, ampun, Bang," ujarnya dalam video itu seperti dilihat detikcom, Jumat (8/9/2017).

Lelaki itu kemudian menendang Abi dengan lututnya. Abi, yang berada dalam posisi meminta ampun, kembali ditendangnya di bagian kepala.

Di video lainnya, seorang laki-laki yang memakai jaket hitam tampak sedang menginterogasi Abi. Dia berdiri dan menghadap Abi yang terus meminta maaf.

Lelaki itu pun ikut memukul Abi dengan tangannya. Tampak pula lelaki lain yang ada di ruangan tersebut.

Sebelumnya diberitakan, Abi tewas dikeroyok karena diduga mencuri vape. Abi diburu oleh pemilik toko di media sosial dengan menyebarkan foto dan akan menghadiahkan Rp 5 juta kepada masyarakat yang bisa memberikan informasi terkait keberadaannya.

Setelah itu, Abi dikeroyok hingga kondisinya kritis. Keluarga kemudian membawa Abi ke rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong. Dia meninggal pada 3 September 2017.

Dua hari setelah Abi meninggal, beredar video penganiayaan terhadap Abi di grup-grup WhatsApp. Keluarga mengetahui video itu, lalu melapor ke Polda Metro Jaya. (knv/idh)