Hebat! Pramuka Gapai Puncak 3 Gunung Es di Eropa

Jabbar Ramdhani - detikNews
Jumat, 08 Sep 2017 17:37 WIB
Pramuka Indonesia mendaki 3 gunung di Eropa (Dok. Istimewa)
Jakarta - Tim pendaki dari Kwarnas Gerakan Pramuka dan Vanaprastha telah mencapai puncak Gunung Eiger di Swiss dan Gunung Grands Montets di Prancis. Rencana selanjutnya, tim akan mendaki Gunung Mont Blanc, yang memiliki puncak tertinggi di Eropa Barat.

Pendakian akan dimulai pada Sabtu (9/9/2017) besok. Rangkaian kegiatan ini dilakukan untuk mempromosikan Indonesia di Eropa.

"Selain bertujuan mengibarkan bendera Merah-Putih, Pramuka dan Vanaprastha juga berfoto dan membuat video tentang Pancasila, Dasa Dharma Pramuka, dan Visit Indonesia. Ini semua bagian dari Program Promosi Indonesia pada Puncak-puncak Dunia" kata Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault lewat keterangan tertulis, Jumat (8/9/2017).

Dia menambahkan biasanya tim hanya mengibarkan bendera Merah-Putih dan logo organisasi. Untuk kepentingan promosi Indonesia di Eropa, tim berfoto dengan spanduk tersebut.

Hebat! Pramuka Taklukkan 3 Gunung di EropaPendakian Gunung Mont Blanc akan dimulai pada Sabtu (9/9) besok. Rangkaian kegiatan ini dilakukan untuk mempromosikan Indonesia di Eropa. (Dok. Istimewa)

Pendakian ke Mont Blanc dilakukan dengan persiapan matang. Seluruh anggota tim telah menjalani berbagai latihan fisik dan mental.

"Tidak semua bisa ikut, karena ini menyangkut keselamatan, bahkan nyawa, kita juga mempertaruhkan nama Indonesia," ucap Adhyaksa.

Pendaki tertua dalam ekspedisi ini adalah Hidayat Hasan (61 tahun), Gembong Tawang Alun (59), dan mantan Menteri Pertanian Anton Apriyantono (58).

Diharapkan, dari kegiatan ini, pada generasi muda yang ikut Gerakan Pramuka dapat terbentuk kepribadian dan watak yang bertakwa kepada Tuhan, tangguh, disiplin, berbudi luhur, dan berkepribadian sesuai nilai-nilai bangsa.

Berikut ini 18 anggota tim ekspedisi ke Mont Blanc: 1) Adhyaksa Dault, Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka (54 th); 2) Gembong Tawang Alun, Ketua Tim Ekspedisi (59); 3) Anton Apriyantono, mantan Menteri Pertanian (58); 4) Hidayat Hassan (61); 5) Ariesto Edwin (56); 6) Tumpak Simanjuntak (57); 7) Popo Nurakhman (37); 8) Soewarjono Lempo (39); 9) Edi Karyudi (44); 10) Eko Sulistio (44); 11) M. Syanusi (29); 12) Karsiman (33); 13) M. Fairus (28); 14) Norman (35); 15) Wiyanto Suharjo (53); 16) Sari Madjid (55); 17) dr Adhyrusman, dokter (53); dan 18) Hariqo Wibawa Satria (35). (jbr/tor)