Dari pantauan, mereka melakukan long march dari arah Jalan Sutan Syahrir ke arah Kedubes Myanmar, yang berada di Jalan Agus Salim, Jakarta Pusat. Tampak di tengah-tengah massa, terdapat sebuah mobil komando yang mengarahkan massa aksi.
Jonru Ginting ikut aksi dan berada di atas mobil komando (Akhmad Mustaqim/detikcom) |
Mereka terlihat membawa spanduk-spanduk dan panji-panji. Mereka pun berorasi meminta bertemu dengan perwakilan dari Kedubes Myanmar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jonru mengambil gambar massa aksi (Akhmad Mustaqim/detikcom) |
Sementara itu, massa aksi tampak memperlihatkan tulisan-tulisan di poster dan spanduk yang mereka bawa. Ada yang bertuliskan 'All The Monk in Myanmar is the Enemies of Bang Japar', 'The Rise of Warrior and Lawyer', dan 'Stop the Genoside of Rohingya'.
Dari atas mobil komando, orator meneriakkan semangat untuk massa. Dia meminta agar pembantaian di Myanmar dihentikan.
Massa aksi menunjukkan poster (Akhmad Mustaqim/detikcom) |
"Kami seharusnya sebagai sesama manusia harus punya rasa simpati. Kami minta pembantaian di Myanmar dihentikan karena Myanmar berhak untuk damai," ucapnya.
Sampai saat ini, aksi masih berlangsung.
(dhn/fdn)












































Jonru Ginting ikut aksi dan berada di atas mobil komando (Akhmad Mustaqim/detikcom)
Jonru mengambil gambar massa aksi (Akhmad Mustaqim/detikcom)
Massa aksi menunjukkan poster (Akhmad Mustaqim/detikcom)