Demo di KPU, Massa Tuntut Semua Anggota KPU Ditahan
Selasa, 17 Mei 2005 15:51 WIB
Jakarta -
Desakan agar kasus korupsi di KPU diusut tuntas kembali diserukan. Seruan terbaru disampaikan 100-an pengunjuk rasa dari Forum Komunikasi Generasi Muda Nahdlatul Ulama dalam aksinya di depan KPU, Jl. Imam Bonjol, Jakarta, Selasa (17/5/2005).Dalam aksi yang dimulai pukul 14.00 WIB ini, massa menuntut agar semua anggota KPU dipenjarakan. Massa juga mendesak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mencopot Hamid Awaluddin, mantan anggota KPU yang kini menjadi Menteri Hukum dan HAM.Tuntutan ini tertuang dalam baliho besar yang digotong demonstran. Baliho berukuran dua kali empat meter itu memuat tulisan: "Usut Tuntas Kasus Korupsi KPU, Copot Hamid Awaluddin, Tegakkan Supremasi Hukum, Lawan Rezim Anti Rakyat (SBY/JK), dan Tuntaskan Agenda Reformasi".Sebagai simbol bahwa semua anggota KPU patut dibui, massa membawa sebuah kandang tikus dari kayu. Di dalam kandang itu ada sembilan ekor tikus putih. Juga ada potongan tomat busuk.Kemudian pada sisi atas kandang ditempel kertas bertuliskan "Penjara Para Koruptor" berikut nama ke-9 anggota KPU.Kandang tikus ini kemudian diletakkan di depan pagar KPU. Sementara itu massa terus melakukan orasi-orasi, meneriakkan tuntutannya agar para anggota KPU ditahan.Massa juga terlihat membawa bendera-bendera yang mewakili elemen-elemen yang berpartisipasi dalam demo. Terlihat, antara lain, bendera Himpunan Aktivis Mahasiswa Unas, Pemuda GP Ansor Cabang Jakarta Utara, dan BEM Sekolah Tinggi Agama Islam NU.Demo digelar selama sekitar setengah jam. Selanjutnya massa bergerak menuju kantor Depkum dan HAM untuk mendemo sasaran berikutnya: Hamid Awaluddin.
(gtp/)










































