Djarot akan Kandangkan Mobil yang Parkir Sembarangan Mulai Oktober

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Jumat, 08 Sep 2017 11:31 WIB
Foto: Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat (dokumen detikcom)
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat akan kembali menggencarkan sosialisasi Perda nomor 5 tahun 2014 yang isinya mewajibkan warga memiliki garasi sebelum membeli mobil. Djarot masih banyak mendapati warga yang belum paham mengenai aturan tersebut.

"Saya tetap dorong agar masyarakat lebih banyak menggunakan kendaraan umum. Supaya mereka menggunakan kendaran umum, maka Perda nomor 5 tahun 2014 disosialisasikan. Salah satunya untuk membeli atau memiliki kendaraan pribadi menyediakan garasi itu. Karena ternyata warga masih banyak yang belum tahu," kata Djarot di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (8/9/2017).

Djarot menyebut banyaknya warga yang memarkir mobil tidak pada tempat yang ditentukan menyebabkan akses jalan terganggu. Dia ingin warga menyadari fungsi jalan sebagai fasilitas umum.

"Kalau ada apa-apa, misal ada bencana di situ. Karena banyak tempat parkir mobil nongkrong di situ. Karena nggak ada garasi, mobil kita pemadam kebakaran nggak bisa masuk," terangnya.

Djarot ingin sosialisasi Perda itu digencarkan bulan ini. Sehingga bulan Oktober mendatang Pemprov bisa memberikan sanksi tegas pada para pelanggar.

"Makanya sekarang ada BTT (Bulan Tertib Trotoar), saya minta sama Pak Andri (Kepala Dishub) sosialisasi. Sehingga bulan depan Oktober sudah mulai ada penindakan," tuturnya.

Djarot mengatakan nantinya akan dilakukan penderekan pada mobil yang terbukti melanggar. "(Sanksinya) gampang, ditarik. Mobilnya ditarik, kita bantu cari tempat parkir. Parkirnya di Dishub kita kandangin, gampang," pungkasnya. (fdu/idh)