Tolak Di-recall, GP PDI-P akan Temui Pimpinan DPR
Selasa, 17 Mei 2005 13:56 WIB
Jakarta - Menolak di-recall, tokoh Gerakan Pembaruan (GP) PDI-P mengagendakan pertemuan dengan pimpinan DPR dan Badan Kehormatan DPR. Pertemuan dengan pimpinan DPR dan Badan Kehormatan akhirnya ditempuh oleh sejumlah tokoh Gerakan Pembaruan (GP) PDI-P. Pertemuan tersebut dimaksudkan untuk menjelaskan konflik internal di kubu PDI-P pasca kongres PDI-P kedua di Bali beberapa waktu lalu. Hal ini dikatakan oleh pimpinan GP PDI-P Roy BB Janis di sela-sela sidang paripurna DPR di kawasan Senayan Jakarta, Selasa (17/5/2005). "Ya kita ada agenda bertemu dengan pimpian DPR dan Badan Kehormatan untuk memberikan informasi yang berimbang," kata Roy. Roy menjelaskan bahwa pertemuan tersebut merupakan respons GP PDI-P terhadap usulan Pergantian Antar Waktu (PAW) dari kubu Megawati agar merecall dirinya bersama 3 anggota fraksi lainnya. "Lagi mengatur sama teman-teman," kata Roy saat ditanyakan kapan pertemuan tersebut akan dilangsungkan. Roy dkk menolak di-recall. Ia pun mengaku hingga kini masih menjadi anggota fraksi PDI-P sehingga ia menghadiri sidang paripurna DPR. Lebih lanjut Roy mengatakan bahwa recall yang dilakukan kubu Mega terhadap anggota GP PDI-P tidak perlu diindahkan. Karena recall yang dilakukan DPP tidak konstitusional. "Apa bedanya dengan Orde Baru kalau asal berbeda kita di-recall?" tanya dia. Menurut Roy, pemecatan sepihak yang dilakukan DPP PDI-P terhadap 12 anggota GP PDI-P merupakan tindakan yang berbau Orde Baru.
(dni/)











































