Korsel Bersumpah akan Tekan Korut Memulai Dialog Nuklir
Selasa, 17 Mei 2005 13:04 WIB
Jakarta - Korea Utara (Korut) masih saja emoh melanjutkan dialog multilateral guna menyelesaikan krisis nuklirnya. Menghadapi ini, pemerintah Korea Selatan (Korsel) bersumpah untuk terus mendesak Korut kembali ke meja perundingan.Desakan itu akan disampaikan Korsel dalam pertemuan tingkat menteri kedua negara yang telah dimulai sejak 16 Mei 2005. Dalam pembicaraan kemarin tersebut, Korsel telah memberikan "tawaran penting" kepada Korut yang dirancang untuk membujuk negeri komunis itu kembali ke meja negosiasi.Namun Wakil Menteri Unifikasi, Rhee Bong-Jo, pemimpin delegasi Korsel dalam pertemuan itu, menolak menjelaskan tawaran apa yang dimaksudnya. "Kami akan membahas cara-cara untuk membuat hubungan antar-Korea kembali pada jalurnya, kami juga akan terus mendesak Korut untuk memutuskan kembali ke pembicaraan enam negara," ujar Rhee kepada wartawan setempat seperti diberitakan AFP, Selasa (17/5/2005).Dengan alasan kebijakan AS yang "bermusuhan" terhadap Korut, negeri itu telah memutuskan untuk tidak lagi ikut serta dalam negosiasi enam negara putaran keempat. Sebelumnya, putaran ketiga dialog yang melibatkan Korut, Korsel, AS, Jepang, Rusia dan Cina itu telah digelar pada Juni 2004 lalu.
(ita/)











































