Berdalih Ada Ancaman Bom, Semua Pengunjung Mabes Polri Diperiksa

Berdalih Ada Ancaman Bom, Semua Pengunjung Mabes Polri Diperiksa

- detikNews
Selasa, 17 Mei 2005 11:39 WIB
Jakarta - Semua tamu Mabes Polri diperiksa oleh petugas jaga, tak terkecuali wartawan. Biasanya wartawan bebas keluar masuk kompleks kantor polisi itu. Tapi Selasa (17/5/2005) ini, keistimewaan itu tak lagi dinikmati."Ada ancaman bom," kata seorang petugas jaga yang memeriksa detikcom dan rekan jurnalis lainnya. Namun petugas itu hanya menggeledah tas secara manual, tidak menggunakan alat metal detector. Pengunjung yang lain juga mendapatkan perlakuan serupa.Ketika ditanya kapan ancaman terjadi dan bagaimana kejadiannya, petugas jaga itu mengaku tak tahu-menahu. "Saya dikasih tahu pimpinan," alasannya.Kabar ancaman bom di kantor polisi tentu saja menarik. Wartawan lalu menghubungi Kabidpenum Mabes Polri Kombes Pol Zainuri Lubis. Zainuri mengaku tak tahu-menahu. Lalu dia mengontak staf bidang Humas lainnya. Jawabnya, tidak ada ancaman bom itu."Petugas jaga itu hanya melakukan inovasi saja," komentar Zainuri. Maksudnya, dengan berdalih ada ancaman bom, maka setiap orang pun diperiksa. Padahal tanpa 'inovasi' semacam itu, tentu para tamu Mabes Polri tidak keberatan diperiksa, seperti saat bertandang ke mal-mal di Ibukota.Saat ini semua pemimpin Mabes Polri berada di Bali untuk menghadiri pembukaan Konferensi Aseanapol oleh Presiden SBY. "Kewaspadaan ditingkatkan, agar kejadian beberapa tahun lalu tidak terjadi lagi," ujar Zainuri. Sekadar mengingatkan, Mabes Polri beberapa waktu silam pernah dibom oleh anggotanya sendiri.Saat ini, pemeriksaan pada semua tamu Mabes Polri terus berlangsung di semua pintu gerbang. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads