Berdasarkan informasi yang diperoleh detikcom, KMP BRR dijadwalkan berangkat menuju Pelabuhan Balohan, Sabang, dari Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, sekitar pukul 16.00 WIB, Kamis (7/9/2017). Namun, karena air laut sedang surut, nakhoda kapal memutuskan menunda pelayaran.
Berselang satu jam kemudian, KMP BRR melepas tali dari Pelabuhan Ulee Lheue dan hendak menyeberang ke Sabang. Namun, saat bermanuver keluar dari kolam pelabuhan, ternyata air laut masih surut. Kapal kandas sehingga tidak dapat keluar dan akhirnya kembali melego jangkar di pelabuhan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Insyaallah tunggu air pasang kita berangkat diperkirakan jam 9 malam. Sehubungan dengan keadaan kolam pelabuhan yang dangkal, kita tunggu air pasang," kata Muhammad saat dimintai konfirmasi detikcom, Kamis malam.
Saat menunggu kapal kembali berlayar, sejumlah penumpang memilih bertahan di atas kapal.
"Penumpang masih di kapal," ungkapnya. (rvk/rvk)










































