DetikNews
Kamis 07 September 2017, 17:35 WIB

BPTJ Uji Jalur Bus di Tol Bekasi-Jakarta, Ini Hasilnya

Nograhany WK - detikNews
BPTJ Uji Jalur Bus di Tol Bekasi-Jakarta, Ini Hasilnya Foto: Edward/detikcom
Jakarta - Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) menguji jalur khusus bus di ruas Tol Jakarta-Cikampek ruas Bekasi-Jakarta. Hasilnya?

Jakarta, yang biasanya mesti ditempuh dalam waktu lebih dari 2 jam, kini bisa dicapai hanya 1 jam saja.

"Kami tadinya menargetkan waktu perjalanan sekitar 1,5 jam. Tapi tadi ternyata, bila menggunakan jalur khusus, bisa ditempuh dalam 1 jam saja," jelas Kepala BPTJ Bambang Prihartono setelah mengikuti rombongan dalam bus premium uji coba jalur bus dalam rilis yang diterima dari BPTJ, Kamis (7/9/2017).

Jalur bus angkutan kota itu disebut Jalur Khusus Angkutan Umum (JKAU). Hari ini BPTJ melakukan uji coba tahap II yang akan berlangsung pada 7-20 September ini.

"Yang jelas penumpang dari Bekasi dapat sampai lebih cepat ke Jakarta," imbuhnya.

Uji coba hari ini menggunakan bus Layanan Transjabodetabek Premium menggunakan JKAU dengan metode pengawalan voorijder, start dari depan Mal Mega Bekasi masuk pintu tol Bekasi Barat lalu keluar Tol Dalam Kota di ruas Semanggi dengan destinasi Plaza Senayan.

Harga tiket Transjabodetabek Premium adalah Rp 15 ribu khusus pada hari pertama uji coba dan Rp 20 ribu pada hari berikutnya. Rute yang diambil pada uji coba tahap II ini, berangkat dari Mal Mega Bekasi - Semanggi – Gelora Bung Karno – FX Sudirman – Bundaran Senayan – Plaza Senayan. Sementara itu, untuk rute balik dari Plaza Senayan – FX Sudirman – Gelora Bung Karno – Polda Metro Jaya- Komdak – Mal Mega Bekasi.

Harga Rp 20 ribu untuk bus Transjabodetabek Premium termasuk fasilitas premium yang terdapat di dalam bus ini, seperti bus full AC, Wi-Fi gratis, soket charger ponsel, seatbelt di setiap kursi serta reclining seat yang menghadap ke depan sehingga membuat penumpang menjadi lebih nyaman. Selain itu jadwal keberangkatan yang juga sudah terjadwal.

Sementara Pakai Bahu Jalan

Ditambahkan Kepala Bagian Humas BPTJ Farida Makhmudah, setelah uji coba ini, akan dilakukan evaluasi. Farida menambahkan, BPTJ sudah mendapat lampu hijau dari PT Jasa Marga dan Korlantas Polri untuk membuat jalur bus umum di tol ini.

"Sementara akan dipakai bahu jalan karena masih ada pembangunan jalan tol layang, LRT, dan sebagainya. Ini sudah disetujui Jasa Marga," imbuh Farida.

Bila semua pembangunan infrastruktur itu selesai, jalur bus itu akan dipindahkan ke jalur yang bukan bahu jalan.

"Bisa di paling kanan atau paling kiri. Nanti memakai marka jalan saja, bukan separator," imbuhnya saat berbincang dengan detikcom hari ini.

Lajur khusus bus angkutan umum ini, selain bisa digunakan oleh bus Transjabodetabek, bisa dipakai untuk bus kota, baik bus besar maupun bus tiga perempat. Namun bukan untuk mobil angkutan yang kecil.

Tujuan dari semua ini, lanjutnya, adalah menarik minat warga Bekasi yang bekerja di Jakarta untuk semakin banyak menggunakan angkutan umum.

"Kalau pakai jalur khusus begini kan nggak macet, dia ada jalan sendiri. Karena pakai jalur di paling kiri, terhambatnya paling di gerbang keluar tol saja, seperti Cawang, Kuningan, Semanggi," jelas dia.

Farida berharap, setelah masa uji coba dan evaluasi kelar, jalur bus ini bisa segera diimplementasikan.

"Kami sih berharap secepatnya ya, nggak sampai pembangunan infrastruktur kelar sudah ada jalur khusus angkutan umumnya. Bila nanti bagus, jalurnya bisa diperpanjang sampai Slipi," papar dia.
(nwk/fay)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed