DetikNews
Kamis 07 September 2017, 15:11 WIB

50 Tahun Diplomasi, RI-Singapura Sepakat Soal Riset hingga Pariwisata

Ray Jordan - detikNews
50 Tahun Diplomasi, RI-Singapura Sepakat Soal Riset hingga Pariwisata Presiden Jokowi dan PM Singapura (Foto: Dok. Biro Pers Setpres)
Jakarta - Presiden Joko Widodo bertemu dengan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong di Singapura. Pertemuan dilakukan dalam rangka memperingati 50 tahun diplomasi kedua negara.

Berdasarkan keterangan tertulis dari Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin, Kamis (7/9/2017), pertemuan Jokowi dan Lee berlangsung di The Istana, tempat tinggal dan kantor resmi Lee.

Pertemuan bilateral digelar di lantai 2 The Istana. Sejumlah nota kesepahaman (MoU) ditandatangani oleh delegasi masing-masing negara.


Kerja sama tersebut antara lain:

1. Kerja sama pendidikan dan pelatihan vokasional antara Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dan Menteri Pendidikan (Pendidikan Tinggi dan Keterampilan) Singapura Ong Ye Kung
2. Kerja sama bidang pendidikan antara Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy dan Menteri Pendidikan (Pendidikan Dasar) Singapura Ng Chee Meng
3. Kerja sama bidang pendidikan tinggi antara Menteri Riset Tenologi dan Pendidikan Tinggi M Nasir dan Menteri Pendidikan (Pendidikan Tinggi dan Keterampilan) Singapura Ong Ye Kung
4. Kerja sama pengelolaan risiko bencana antara Kepala BNPB Willem Rampangilei dan Komisioner Pasukan Pertahanan Sipil Singapura Eric Yap

50 Tahun Diplomasi, RI-Singapura Sepakat Soal Riset hingga PariwisataFoto: Dok. Biro Pers Setpres
Dalam pembahasan tersebut Jokowi dan Lee juga sepakat soal kerja sama dalam pengembangan ekonomi digital.

"Kerja sama ekonomi digital bukan lagi merupakan opsi, namun sebuah keniscayaan. Ini akan menjadi prioritas bagi Indonesia dan Singapura," kata Presiden Jokowi dalam pernyataan pers kedua tokoh.


Jokowi yakin kerja sama ekonomi digital Indonesia-Singapura akan membawa ekonomi kedua negara melompat maju. "Bukan hanya melangkah maju, namun melompat maju," ujar Presiden.

Setelah penandatanganan MoU, kedua negara akan meresmikan peluncuran 'Joint Stamp' dan 'Commemorative Book Rising 50'. Peluncuran tersebut sebagai tanda 50 tahun terjalinnya hubungan diplomatik Indonesia-Singapura.

Sebelum pertemuan resmi di The Istana, Jokowi dan Lee jalan pagi dan menanam pohon. Pohon yang ditanam yakni 'Palem Sunda Oak Mempening, Pasang Batu' di salah satu sudut yang ada di Singapore Botanic Garden. Pertemuan itu kemudian diakhiri dengan sarapan bersama. Di Instagram PM Lee mereka disebutkan menyantap nasi lemak.
(jor/rna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed