"Ada 3 titik CCTV yang kami periksa," kata Kapolsek Metro Tanah Abang, AKBP Lukman Cahyono, saat dihubungi, Kamis (7/9/2017).
Menurut Lukman, pemeriksaan 3 CCTV tersebut belum dapat membantu banyak dalam mengungkap kasus penembakan yang terjadi pada Selasa 5 September 2017 sekitar pukul 02.00 WIB.
"Dari CCTV hanya bisa menggambarkan kendaraan korban dikejar 2 kendaraan (pelaku), sedan hitam dan minibus Honda Jazz," jelasnya.
Kabag Operasional Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Asfuri, sebelumnya mengatakan polisi masih melakukan pengembangan. Pelaku diduga berjumlah 5 orang.
Sementara itu, kata dia, empat saksi telah diperiksa. "Masih dari pelapor saja yang diperiksa di Polsek, sama 1 dari pedagang. Sementara masih kita dalami, kita coba cek kalau ada CCTV kita mungkin coba periksa lagi. Kalau penyebab belum, belum," jelasnya.
(cim/aan)











































