PKB Jateng Serahkan Nasib Pengurus Mbalelo ke Gus Dur

PKB Jateng Serahkan Nasib Pengurus Mbalelo ke Gus Dur

- detikNews
Selasa, 17 Mei 2005 02:07 WIB
Semarang - Buntut perpecahan dalam tubuh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ternyata merembet juga ke daerah. Kesal dengan manuver dilakukan koleganya sesama pengurus, 20 fungsionaris DPW PKB Jawa Tengah meminta Gus Dur turun tangan.Manuver politik yang dimaksud adalah digelarnya Apel Kesetian Garda Bangsa Jateng untuk menolak muktamar II PKB di Semarang. Selain itu, kubu anti Gus Dur-Muhaimin ini juga menggelar silaturahmi pengurus PKB yang dihadiri Alwi Shihab dan Saifullah Yusuf yang melibatkan massa bawah (pengurus anak cabang)."Itu adalah politik adu domba kiai dari pihak eksternal untuk merusak PKB," kata Wakil Ketua DPW PKB Jateng Cholidy Ibhar ketika ditemui detikcom di Hotel Santika, Jl. Ahmad Yani Semarang, Senin (16/5/2005) malam.Untuk mempercepat penyelesaian di semua tingkatan di Jateng, pihaknya mengusulkan digelarnya Muspimwil (Musyawarah Pimpinan Wilayah). Kalau hal itu tidak terlaksana, maka mereka memasrahkan tindakan selanjutnya pada Ketua Dewan Syuro PKB Gus Dur. "Situasi pro kontra sah tidaknya muktamar ini sangat merugikan dalam konteks momen Pilkada," tukasnya. Untuk itulah, pihaknya berharap agar semua jajaran PKB lebih konsentrasi bersama untuk membesarkan partai dengan memprioritaskan pemenangan Pilkada. "Langkah ini bukan berarti mengecilkan masalah yang sedang terjadi, tetapi untuk membesarkan partai bersama-sama," tambah Wakil Sekretaris DPW PKB Jateng, Slamet HS.Ke-20 pengurus PKB Jateng yang menyatakan sikap di atas antara lain Sekretaris Dewan Syuro Hanif Ismail, Anggota Dewan Syuro M. Sholeh, Sugiarti Karim, Wakil Ketua Abdul Kadir Karding, Syaiful Bahri, A. Farid, Cholidy Ibhar, Bendahara Noor Rosyadi, Wakil Bendahara Haritsah Yusuf, Eva Yuliana, Wakil Sekretaris Slamet HS, Chamim Irfani, Fuad Hidayat. (ton/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads