Hak Jawab

Karna Brata Lesmana Pastikan Tak Terkait Tender e-KTP

Faiq Hidayat - detikNews
Rabu, 06 Sep 2017 14:26 WIB
Proses perekaman e-KTP/Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Pengusaha bernama Karna Brata Lesmana dipanggil sebagai saksi kasus e-KTP oleh penyidik KPK pada Selasa kemarin. Pihak Karna memastikan tak terkait dengan proyek e-KTP.

"Bahwa klien kami tidak pernah dikatakan ikut baik secara langsung maupun tidak langsung di dalam proyek e-KTP," ujar kuasa hukum Karna, Jery Tambunan dalam keterangannya, Rabu (6/8/2017).

Jery menyampaikan hal tersebut sebagai hak jawab dari pemberitaan detikcom yang menyebut mengenai adanya peran Karna di tender proyek e-KTP. Jery memastikan Karna tidak mengetahui mengenai tender e-KTP.

"Bahwa klien kami tidak benar dikatakan mengatur tender lelang proyek e-KTP. Klien kami tidak mengetahui sama sekali siapa saja pihak yang ikut dalam tender tersebut dan juga tidak mengetahui siapa pihak yang menang dalam tender e-KTP tersebut," ujar Jery.

Tanggapan redaksi:

Setelah dilakukan pengecekan, redaksi menemukan adanya kesalahan dalam penulisan peran Karna. Redaksi meminta maaf mengenai kesalahan tersebut. Untuk digarisbawahi Karna merupakan saksi dalam perkara ini. Belum ada informasi mengenai ada tidaknya peran Karna dalam tender e-KTP. Kesalahan ini akan menjadi evaluasi bagi redaksi.

Redaksi telah meralat dua artikel berjudul 'KPK Panggil Ganjar Hingga Arif Wibowo Jadi Saksi Novanto' dan 'Arif Wibowo Datangi KPK Jadi Saksi Novanto', yang memuat kesalahan penulisan tersebut. (fjp/tor)