Lima Anggota Brimob Yang Tewas, Tertembak di Kepala

Lima Anggota Brimob Yang Tewas, Tertembak di Kepala

- detikNews
Senin, 16 Mei 2005 19:31 WIB
Jakarta - Lima anggota Brimob yang ditembak orang tak dikenal di Loki, Piru, Seram Barat sungguh mengenaskan. Mereka tertembak di bagian kepala dan langsung tewas. Hal yang sama juga dialami Etock, seorang warga yang berada di lokasi penyerangan. Etock yang sehari-hari bertugas sehari-hari sebagai juru masak di Pos Brimob itu juga tertembus timah panas di bagian kepala dan tewas. Dengan sasaran tembak yang jitu itu, diduga keras pelaku penyerangan merupakan orang-orang yang sudah sangat terlatih. Hal ini disampaikan oleh Direktur Reserse dan Kriminal Polda Maluku Kompol Bambang Hermanu pada detikcom via telepon, Senin (16/5/2005) malam ini. Seperti diketahui, sekitar pukul 03.00 WIT, Senin (16/5/2005), Pos Brimob yang berlokasi di Desa Loki diserang oleh kelompok tak dikenal. Penyerangan mendadak terjadi selama satu jam. Saat ini, lima anggota Brimob yang tewas itu telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Markas Brimob Pantui, Ambon. Jenazah sudah dikafani dan sudah selesai disalatkan. Selasa (17/5/205), para korban yang berasal dari Jawa, Batak, dan Sulawesi ini akan dipulangkan ke kesatuannya di Kalimantan Timur, dan selanjutnya akan dikembalikan ke kampung halamannya masing-masing. "Hal itu sesuai dengan tradisi TNI, karena mereka adalah BKO (bawah kendali operasi) TNI," kata Bambang. Direncanakan, Selasa (17/5/2005), Komandan Korps Brimob Irjen Pol SY Wenas akan tiba di Ambon. Wenas akan meninjau lokasi penyerangan. Saat ini, situasi keamanan di TKP sudah memulai membaik. Warga tidak terpengaruh akibat insiden trsebut. Aparat kepolisian masih memburu pelaku penyerangan yang lolos. Dalam penyerangan Pos Brimob itu, seorang pelaku penembakan ditemukan tewas di lokasi. Belum diketahui identitasnya. Tapi, pelaku itu berjenis kelamin laki-laki, berambut panjang, kulit sawo matang, dan tinggi 170 cm. "Korban tewas sudah kita cek, tapi belum diketahui identitasnya, karena tidak membawa identitas apa pun," kata Kadit Humas Polda Maluku Hendro Prasetyo di Mapolda Maluku, Jl. Rijali, Ambon, Senin (16/5/2005).Saat diperiksa, tengkorak pipi pelaku tersebut hancur akibat tembakan jarak dekat. Diperkirakan, si pelaku ditembak dari jarak dekat oleh rekannya sendiri. Tujuannya, untuk menghilangkan jejak. "Peristiwa ini kemungkinan sudah direncanakan karena para penyerang tidak menyerang daerah lain di luar pos Brimob," katanya. Dari insiden penyerangan terebut, ditemukan barang bukti baru, berupa 18 selongsong peluru jenis MK 3 dan 15 selongsong peluru AK 47, dan 8 selongsong peluru US Carrabin. (atq/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads