Normalisasi Sungai Ciliwung di Bukit Duri Rampung Bulan Depan

Normalisasi Sungai Ciliwung di Bukit Duri Rampung Bulan Depan

Dwi Handayani - detikNews
Selasa, 05 Sep 2017 17:37 WIB
Normalisasi Sungai Ciliwung di Bukit Duri Rampung Bulan Depan
Normalisasi Ciliwung (Dwi/detikcom)
Jakarta - Pekerjaan proyek normalisasi kali Ciliwung, untuk mengatasi banjir, masih berlangsung. Proses normalisasi ditargetkan selesai pada Oktober mendatang.

"Oktober ini fungsional kita bisa capai. Fungsional yang kita maksud apabila air Sungai Ciliwung tinggi, tidak masuk lagi seperti sebelum ditangani. Masih ada genangan, tapi kita kendalikan dengan pompa temporary," kata Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cilincing Cisadane, T Iskandar, di Bukit Duri, Jakarta Selatan, Selasa (5/9/2017).

Berdasarkan pantauan di lokasi, pekerjaan normalisasi masih dilakukan. Dimulai dari Jembatan Tongtek hingga Perumahan Garuda, Kelurahan Bukit Duri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Para pekerja terlihat sedang membangun tanggul sungai. Selain itu, beberapa alat berat terlihat di sekitar area normalisasi.

Iskandar mengatakan pekerjaan normalisasi ini telah mencapai 34 persen, terhitung sejak dilakukannya relokasi warga Bukit Duri. Ia juga mengatakan target normalisasi di 700 meter ini dapat selesai pada Oktober.

"Ini progres kita baru 3 bulan kira-kira sudah 34 persen. Akhir Oktober ini kami harap bisa tuntas dan kami ingin mempercepat di minggu kedua. Jadi kita harapkan di musim hujan 2017-2018 mudah-mudahan di RW 1 dan 12 ini di sekitar SMA 8 bisa kita kendalikan. Panjangnya dari Jembatan Tongtek sampai Perumahan Garuda itu 700 meter," ujar Iskandar.

Dalam pengerjaannya, normalisasi Kali Ciliwung sepanjang 19 km ini dilakukan dalam 4 paket, yang terbagi di beberapa ruas daerah Jakarta.

"Jadi 4 paket kita bagi segmennya. Paket 1 itu adalah ruasnya dari Pintu Air Manggarai sampai jembatan Kampung Melayu. Paket 2, jembatan Kampung Melayu sampai Jembatan Kalibata. Paket 3, Kalibata sampai jembatan besi, jembatan Belanda itu Condet. Paket 4, Condet sampai jembatan TB Simatupang," kata Iskandar. (rvk/rvk)


Berita Terkait