Ganjar Minta Aksi Bela Rohingya Tak Digelar di Borobudur

Ganjar Minta Aksi Bela Rohingya Tak Digelar di Borobudur

Faiq Hidayat - detikNews
Selasa, 05 Sep 2017 14:12 WIB
Ganjar Minta Aksi Bela Rohingya Tak Digelar di Borobudur
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (Foto: Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo siap menampung aspirasi sejumlah ormas yang akan menggelar aksi terkait krisis Rohingya. Namun, Ganjar meminta peserta tak menggelar aksinya di kawasan Borobudur.

"Maksud saya biar nggak ada isu keagamaan di Indonesia. Nanti kita akan menampung apa kehendak mereka yang akan menyampaikan aspirasi," ujar Ganjar Pranowo di Gedung KPK, Jalan Kuningan, Jakarta, Selasa (5/9/2017).

Ganjar mengatakan Kapolda Jawa Tengah Irjen Chondor Kirono sudah tak mengizinkan aksi tersebut digellar di kawasan Candi Borobudur. Saat ini Pemprov Jateng dan Polda Jateng sedang membahas terkait aksi tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena kata Pak Kapolda itu kan mesti jaraknya harus 500 meter dari sana, kawan-kawan sudah tahulah soal itu. Kita sudah menyalurkan, komunikatif, Menlu kan sudah pergi beri bantuan, saya pikir sudah baguslah," ujar Ganjar.



Selain itu, Ganjar mengaku sudah menggelar rapat dengan Forum Kerukunan Umat Beriman (FKUB) pada Senin (4/9) kemarin. Kelompok umat Buddha juga berencana akan menemuinya di Kantor Pemprov Jateng, Rabu (6/9) besok.

"Oh kemarin ada pertemuan FKUB dari umat Buddha sendiri sudah setuju, mereka sudah membuat pernyataan sikap besok mereka akan ke kantor saya di Pemprov," kata Ganjar.



Rencananya aksi tersebut akan diikuti dari berbagai ormas Islam di Jawa Tengah, DIY dan sekitarnya. Mengatasnamakan pembelaan terhadap umat Muslim di Rohingya Myanmar, kelompok aksi ini menuntut untuk menghentikan segala bentuk serangan terhadap kaum minoritas itu. (fai/ams)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads