"Pada tahun 2016 jumlah kejadian kecelakaan sebanyak 3.605 laporan. Sedangkan pada tahun 2017 terjadi 3.132 laporan. Ada penurunan kejadian sebesar 13 persen," kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto dalam keterangan tertulis, Selasa (5/9/2017).
Jumlah korban pun mengalami penurunan sebesar 17 persen. Pada tahun 2016, jumlah korban sebanyak 4.393 orang, sedangkan pada tahun 2017, sebanyak 3.663 orang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Budiyanto menyebut, korban kecelakaan pada tahun 2017 didominasi oleh usia 21 sampai 30 tahun. Sebanyak 1.987 orang menjadi korban kecelakaan.
"Ada peningkatan sebesar 12 persen pada korban kecelakaan dalam usia 21 sampai 30 tahun. Tahun 2016 sebanyak 1.775 orang, sedangkan pada tahun 2017 sebanyak 1.987 orang," ujar Budiyanto.
Sementara itu mayoritas pelaku kecelakaan lalu lintas berasal dari kelompok usia 21 sampai 30 tahun. Meski begitu ada penurunan sebesar 18 persen dari tahun 2016.
"Pelaku kecelakaan lalu lintas usia 21 sampai 30 tahun pada tahun 2016 sebanyak 1.126 orang. Sedangkan pada 2017 sebanyak 940 orang," kata Budiyanto.
Selain itu, ada penurunan drastis pelaku kecelakaan lalu lintas pada umur 11 sampai 20 tahun di 2017. Penurunan itu sebanyak 63 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
"Pada 2016, pelaku kecelakaan pada usia 11 sampai 20 tahun sebanyak 111 orang. Sedangkan pada tahun 2017 hanya 44 orang," ujar Budiyanto. (aik/rvk)










































