"Ada sekitar 100-an lebih ya. Tadinya kan cuma beberapa, sekarang jadi 100-an," kata Kapolres Jakarta Pusat Kombes Suyudi Ario Seto saat ditemui di depan Kedubes Myanmar, Senin (4/9).
Sampai saat ini polisi masih kesulitan mencari pelaku pelemparan bom tersebut. Hal itu disebabkan waktu kejadian yang masih dini hari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi belum memastikan sampai kapan penjagaan ini berlangsung. "Kita lihat situasi eskalasi keamanan. Kalau situasi masih begini, kita harus amankan," imbuhnya.
Sampai saat ini, polisi sudah memeriksa enam orang sebagai saksi dalam kasus pelemparan molotov di Kedubes Myanmar. Hal itu diungkapkan Kadiv Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada wartawan, Minggu (3/9).
"Bersama tim Inafis Labfor, kita lakukan olah TKP cek barang bukti yang kita temukan di sana. Enam orang saksi juga sudah dimintai keterangan," tutur Argo. (rvk/rvk)










































