Pasca-pelemparan Molotov, 100-an Polisi Jaga Kedubes Myanmar

Pasca-pelemparan Molotov, 100-an Polisi Jaga Kedubes Myanmar

Akhmad Mustakim - detikNews
Senin, 04 Sep 2017 17:43 WIB
Pasca-pelemparan Molotov, 100-an Polisi Jaga Kedubes Myanmar
Kedubes Myanmar di Menteng (Dwi Andayani/detikcom)
Jakarta - Kedutaan Besar Myanmar menjadi sasaran pelemparan molotov oleh orang tak dikenal pada Minggu (3/9/2017) dini hari. Polisi menyiagakan 100 personel dan pemasangan kawat berduri di sekeliling Kedubes Myanmar.

"Ada sekitar 100-an lebih ya. Tadinya kan cuma beberapa, sekarang jadi 100-an," kata Kapolres Jakarta Pusat Kombes Suyudi Ario Seto saat ditemui di depan Kedubes Myanmar, Senin (4/9).

Sampai saat ini polisi masih kesulitan mencari pelaku pelemparan bom tersebut. Hal itu disebabkan waktu kejadian yang masih dini hari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ciri-ciri orang tidak jelas ya. Kita masih penyelidikan. Karena gelap juga. Mobil kelihatan sih, tapi tidak begitu jelas juga," lanjut Suyudi.

Polisi belum memastikan sampai kapan penjagaan ini berlangsung. "Kita lihat situasi eskalasi keamanan. Kalau situasi masih begini, kita harus amankan," imbuhnya.

Sampai saat ini, polisi sudah memeriksa enam orang sebagai saksi dalam kasus pelemparan molotov di Kedubes Myanmar. Hal itu diungkapkan Kadiv Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada wartawan, Minggu (3/9).

"Bersama tim Inafis Labfor, kita lakukan olah TKP cek barang bukti yang kita temukan di sana. Enam orang saksi juga sudah dimintai keterangan," tutur Argo. (rvk/rvk)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini