DetikNews
Senin 04 September 2017, 17:27 WIB

Polda Bali Tangkap Pendiri Yayasan yang Cabuli 4 Anak Asuh

Prins David Saut - detikNews
Polda Bali Tangkap Pendiri Yayasan yang Cabuli 4 Anak Asuh Pendiri yayasan mencabuli anak asuh di Bali. (David Saut/detikcom)
Denpasar - Polda Bali menangkap seorang pria di Bali. Ia diduga melakukan kekerasan seksual terhadap 4 anak asuh sebuah yayasan di Bali.

"Yang bersangkutan salah satu pendiri yayasan. Dia mengaku terus terang, dimulai 2007 sampai 2016 dengan 4 korban," kata Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Bali AKBP Sang Ayu PT Alit Aparini di kantornya, Jl WR Supratman, Denpasar, Bali, Senin (4/9/2017).

I Nyoman Sutapa ditangkap jajaran Ditreskrimum Polda Bali. Sutapa diketahui menjabat ketua yayasan dan memanfaatkan wewenangnya untuk mencabuli anak-anak tersebut. Para korban diancam dikeluarkan dari yayasan jika tidak menuruti nafsu bejat pria beranak empat itu.

"Korban semuanya laki-laki dan ketika dilakukan tindak kekerasan seksual itu, korban berusia antara 12-15 tahun. Korban mengaku diancam diberhentikan bantuannya dari yayasan kalau tidak mau," ujar Aparini.

Sementara itu, barang bukti yang disita adalah 1 unit jam tangan merek Nixon, 1 unit ponsel merek Sony Ericsson, 4 potong kaus, dan 1 unit TV LED merek Akari. Penyidik masih mengembangkan kasus ini dengan mencari kemungkinan jumlah korban bertambah.

"Pemeriksaan telah dilakukan terhadap 3 saksi korban dan 22 saksi. Dilakukan kekerasan seksual berupa oral dan sodomi. Barang bukti ini kita dapatkan dari korban terakhir," imbuh Aparini.

Sutapa ditangkap pada 15 Agustus 2017 dan dijerat dengan Pasal 76E juncto Pasal 82 ayat 1 UU Perlindungan Anak dan Pasal 289 KUHP tentang Pencabulan terhadap Anak, dengan ancaman hukuman penjara lebih dari 10 tahun. Aparini menambahkan tidak tertutup kemungkinan ada ancaman kebiri untuk Nyoman.

"Iya (termasuk ancaman hukuman kebiri), jadi salah satu ancaman hukumannya. Nanti ada penambahan dan pertimbangan sendiri, jadi seperti guru yang seharusnya melindungi, tapi dia sebaliknya," ucap Aparini.
(vid/fay)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed