Sekarang sudah lebih dari 20 tahun Ted mendekam di balik jeruji penjara dengan penjagaan superketat di Colorado, Amerika Serikat. Keluarga memanggilnya Teddy John, tapi orang-orang memanggilnya Ted Kaczynski. Ayahnya, Theodore R Kaczynski bekerja di pabrik sosis milik keluarga.
Sejak dia masih kecil, semua orang di sekelilingnya tahu, Ted bukan anak yang biasa. Saat Ted berumur 6 tahun, Ralph Meister, seorang psikolog teman baik ayahnya, mengukur tingkat kecerdasan atau IQ bocah itu mencapai 160-170. Belakangan, uji inteligensi di sekolah mendapatkan angka 167.
Anak yang canggung dan penyendiri itu menjadi mahasiswa di kampus Universitas Harvard saat umurnya baru 16 tahun, paling muda di antara semua teman kuliahnya. Kecerdasan Ted lebih dari cukup untuk kuliah di kampus kondang Harvard. Anak jenius yang pemalu itulah yang bertahun-tahun kemudian menebar teror dan bom.
Berita selanjutnya dapat Anda baca di detikX edisi Sabtu, 2 September 2017. (sap/irw)











































