"Pak Prabowo sudah merestui pasangan Deddy Mizwar dan Syaikhu, tetapi belum menjadi keputusan DPP dalam bentuk surat rekomendasi. Prosesnya sedang dirampungkan," ujar Waketum Gerindra Ferry Juliantono saat dimintai konfirmasi, Senin (4/9/2017).
Ferry pun membantah bila dikatakan DPD Gerindra Jabar menentang keputusan tersebut. Dia juga memastikan Demiz dan kader-kader Gerindra di Jawa Barat tidak memiliki masalah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Insyaallah sebentar lagi secara sah Pak Deddy menjadi kader Partai Gerindra," ucap Ferry.
Dia pun membantah ada kader yang tidak loyal terhadap keputusan Prabowo. Ferry, yang masuk dalam bursa calon di Pilgub Jateng, memastikan tak ada permasalahan di kalangan internal Gerindra.
"Kami di Partai Gerindra selalu taat dan loyal terhadap keputusan Ketua Umum. Kami di Gerindra sih nggak ada masalah," ucapnya.
Sebelumnya, Ketua DPD Gerindra Jabar Mulyadi kembali menggoyang pasangan Demiz-Syaikhu. Kali ini dia mempersoalkan Demiz yang belum juga resmi menjadi kader Gerindra seperti yang telah menjadi syarat dukungan di Pilgub Jabar.
"Sampai hari ini Pak Demiz belum memiliki kartu tanda anggota," kata Mulyadi, Minggu (3/9).
Mulyadi membeberkan syarat cagub yang dapat diusung Gerindra, yaitu:
1. Tanda tangan pakta integritas sebagai commitment letter kandidat, untuk memenangkan pilkada dan memajukan Jabar serta membesarkan Partai Gerindra;
2. Menjadi kader. Salah satunya dengan memiliki KTA dan mematuhi AD/ART serta menyukseskan semua program dan target partai; dan
3. Mendapatkan rekomendasi dari ketum yang diawali dengan banyak kajian dan pertimbangan.
"Selama itu belum terpenuhi, semua kemungkinan masih terjadi, termasuk mempertimbangkan kembali pasangan kandidat yang akan diusung bersama," ujar Mulyadi.
(Dari kiri ke kanan) Demiz, Prabowo, Salim Segaf Aljufrie, Syaikhu (Foto: dok. Istimewa) |
Mulyadi menuturkan Deddy belum memenuhi syarat untuk diusung ke Pilgub Jabar. Gerindra masih mempertimbangkan mengusung cagub lainnya.
"Selama tidak memenuhi harapan yang ditargetkan Partai Gerindra, pasangan Demiz-Syaikhu sangat memungkinkan untuk dipertimbangkan kembali untuk dievaluasi," tambah Mulyadi.
Ini bukan pertama kalinya Gerindra Jabar 'menggoyang' duet Deddy-Syaikhu. Sebelumnya, Mulyadi menyebut duet Deddy-Syaikhu hanya klaim semata PKS. (elz/tor)












































(Dari kiri ke kanan) Demiz, Prabowo, Salim Segaf Aljufrie, Syaikhu (Foto: dok. Istimewa)