Hewan melata ini pertama diketahui oleh salah satu pekerja dealer, Agus Mustevy (35), salah satu pekerja dealer, Jumat (1/9/2017) dini hari. Ular tersebut terpergok di bawah satu mobil yang berada dalam dealer.
Pekerja dealer resah sehingga mengontak petugas Damkar pada sore hari. Lalu Tim Penyelamat Non Kebakaran Disdamkar Garut yang menerima laporan pun meluncur dealer mobil yang terletak di Jalan Otto Iskandardinata, Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Memang bahaya jika dievakuasi oleh warga yang bukan ahlinya," sambungnya.
Setibanya di lokasi, petugas menemukan kobra masih bersembunyi di bawah mobil. Ular itu sempat melawan sewaktu hendak disergap petugas.
Lantaran berisiko mengancam keselamatan jiwa, menurut Aji, petugas memilih mengeksekusi kobra. Hantaman batu membuat ular tersebut mati.
"Terpaksa (ularnya) dimatikan oleh petugas, ya karena membahayakan," ujarnya.
Aji menduga kobra itu keluar dari semak-semak di belakang gedung dealer. "Sepertinya dari semak, karena tempatnya tertutup rumput dan batu," ujar Aji. (idh/idh)










































