Peristiwa sapi mengamuk ini terjadi sekitar pukul 09.00 WIB pagi. Sapi itu mengamuk saat hendak dibawa ke lokasi penyembelihan. Puluhan warga di sekitar masjid berhamburan saat melihat sapi berwarna cokelat tersebut mengamuk.
Penangkapannya terbilang dramatis. Pasalnya, beberapa panitia dibantu warga tampak kesulitan saat hendak menangkap sapi itu. Sebab, tak hanya kabur, sapi itu juga mengamuk sambil menyeruduk orang yang mencoba menghalanginya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sapi kurban mengamuk di Palmeriam. (Tri/detikcom) |
Lanjut Andre, upaya warga mengepung sapi itu belum juga berhasil karena sapi tersebut terus berontak hingga akhirnya lompat ke sebuah kali yang berukuran kecil. Beberapa petugas yang hendak menangkap dibuat tak berdaya karena, saat di kali tersebut, sapi itu juga menyeruduk petugas yang mengejar.
"Pas sudah kena, talinya putus dan sapi itu lompat ke kali, nah saya juga ikut nyebur duluan. Pas talinya mau saya ambil di kali, dia juga nyeruduk dan saya naik ke atas lagi daripada kena seruduk," kata Andre.
Amukan sapi semakin menjadi. Warga pun panik, termasuk anak-anak lari berhamburan. Karena banyaknya warga yang melakukan pengepungan, akhirnya sapi tersebut pasrah. Memanfaatkan momen itu, warga pun langsung meringkus sapi tersebut hingga akhirnya berhasil disembelih.
"Sapi lompat ke kali, sudah gitu setelah lompat, dia kabur lagi dan pada akhirnya tertangkap, alhamdulillah sekarang sudah terpotong," ujarnya.
Sapi kurban mengamuk di Palmeriam. (Tri/detikcom) |












































Sapi kurban mengamuk di Palmeriam. (Tri/detikcom)
Sapi kurban mengamuk di Palmeriam. (Tri/detikcom)