TNI AL Lanal Dumai Tangkap Kapal Sarat Gula Ilegal
Sabtu, 14 Mei 2005 16:54 WIB
Jakarta -
Aksi penyelundupan gula kembali terbongkar. Pangkalan TNI AL (Lanal) Dumai berhasil menangkap kapal MV Surya Indah yang mengangkut gula ilegal sebanyak 80 ton dari Malaysia. Kini nahkoda serta ABK masih dalam proses pemeriksaan di TNI AL.Komandan Pangkalan TNI Al Dumai, Kolonel (P) Alex Kekung mengungkapkan hal itu saat dihubungi detikcom, Sabtu (14/05/2005). Dia menjelaskan, kapal sarat muatan ilegal itu ditangkap TNI AL ketika tengah berpatroli di perairan Selat Malaka, di wilayah Pulau Rupat.“Kapal berbendera Indoensia dari Malaysia itu kita tangkap di sekitar wilayah laut Pulau Rupat yang akan menuju ke Dumai. Penangkapan itu kita lakukan pada Rabu (11/05/2005) sekitar pukul 23.00 WIB,” katanya.Ketika dilakukan penggeledahan, kata Alex, selain menemukan gula illegal sebanyak 80 ton, pihaknya juga menemukan 57 ton kacang kedelai, 30 ton kacang hijau. Dari hasil pemeriksaan sementara, gula tersebut tanpa dilengkapi manives. “Tapi kalau untuk kacang hijau dan kedelai, tidak menjadi masalah, karena memang tidak ada larangan,” jelasnya.Kini nakhoda kapal, Marno serta sejumlah ABK masih menjadi tahanan pihak TNI AL. Mereka masih dalam proses pemeriksaan. Sejauh ini, pihak Lanal Dumai belum mengetahui secara pasti siapa pemilik gula ilegal tersebut. “Kita masih dalam proses pemeriksaan. Nantinya, usai pemeriksaan, kasus gula ilegal ini akan kita serahkan ke pihak Bea dan Cukai Dumai,” ujar Alex. Saat ini kapal Surya Indah masih dalam pengawasan pihak lanal Dumai. Kapal itu masih bersandar di pelabuhan TNI AL.
(jon/)










































