AS Diminta Tindak Tegas Pelaku Pelecehan Al Qur'an
Sabtu, 14 Mei 2005 08:58 WIB
Jakarta - Tindakan serdadu Amerika Serikat yang melecehkan Al Qur'an terus menuai kecaman. Pemerintah AS diminta tindak tegas tentara tersebut. "Kami minta kali ini mereka sudah ditindak karena kecamannya sudah mendunia," pinta Menlu Pakistan, Khurshid Kasuri, seperti dilansir Situs The Independent, Sabtu (14/5/2005).Apalagi, aksi kecaman tersebut sudah ada korban tewas. Sedikitnya 16 orang tewas dan 100 lainnya luka akibat bentrokan antara mahasiswa dan polisi di Kabul, Afganistan, saat mengecam peristiwa itu."APa yang mereka lakukan sungguh bejat dan sudah melukai perasaan muslim di seluruh dunia," tambah Kasuri.Pihaknya sangat menyayangkan adanya insiden tersebut. "Kami yakin seluruh muslim gusar. Kami meminta pemerintah AS bisa menindak pelaku penyalahgunaan penjara itu," tandasnya.Newsweek melansir telah terjadi pelecehan Al Qur'an oleh penjaga penjara Guantanamo. Prajurit AS diberitakan membuang Al Qur'an ke toilet. Tindakan ini diambil untuk menjatuhkan mental tahanan muslim.
(ton/)











































