Pria Cabuli 6 Bocah di Bener Meriah Diburu Polisi

Pria Cabuli 6 Bocah di Bener Meriah Diburu Polisi

Datuk Haris Molana - detikNews
Rabu, 30 Agu 2017 09:20 WIB
Pria Cabuli 6 Bocah di Bener Meriah Diburu Polisi
Ilustrasi pencabulan (Andhika Akbarayansyah/detikcom)
Bener Meriah - Enam bocah di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, dicabuli seorang pria. Setelah melakukan aksi bejatnya itu, pria yang diketahui masih satu kampung dengan para korban tersebut melarikan diri.

Kapolres Bener Meriah AKBP Fahmi Irwan Ramli mengatakan, setelah mendapatkan laporan dari korban, pihaknya langsung melakukan pengembangan.

"Setelah adanya laporan, kita mengantongi pelakunya. Kita langsung bergerak ke rumahnya namun pelaku sudah duluan melarikan diri. Dia adalah AB (25), warga Kecamatan Bukit, Bener Meriah," kata Fahmi saat dimintai konfirmasi detikcom, Selasa (29/8/2017) malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sempat terdengar kabar bahwa pelaku lari ke Takengon, Aceh Tengah. Petugas pun memburunya ke sana, namun hasilnya nihil. Pelaku tidak ada lagi di tempat tersebut.

Fahmi mengatakan mendapat laporan dari salah satu orang tua korban yang mendatangi Polres Bener Meriah untuk melaporkan kejadian yang menimpa anaknya. Menurut keterangan korban, pelaku AB melakukan aksi bejatnya itu pada Kamis (24/8).

"Jadi kejadiannya pada Kamis. Keesokan harinya, orang tua salah satu korban melapor dan kemudian menyusul laporan orang tua dari kelima anak lainnya. Keenam korban ini dicabuli oleh satu pria yang sama," sebut Fahmi.

Setelah laporan diterima, keenam bocah tersebut langsung diminta menjalani visum. "Tiga di antaranya sudah keluar visum dan sisanya masih ditunggu. Hasil dari ketiga itu, dua di antaranya memang diduga sudah terjadi kerusakan di kemaluannya, sedangkan satunya lagi terdapat lecet-lecet," tambahnya.

Polres Bener Meriah membentuk tim khusus untuk memburu pelaku. Dia berharap orang tua lainnya tidak ragu melapor jika anaknya menjadi korban.

"Kita sudah bentuk tim khusus untuk memburu pelaku dan tidak menutup kemungkinan ada korban-korban lainnya ke depan. Saya harap kepada orang tua yang memang anaknya menjadi korban harap melapor. Jangan takut, kita akan tindak tegas pelakunya," pungkas Fahmi. (ams/ams)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads