"Sekitar 12 ribu di Polda Jabar, Jateng, dan Polda Metro Jaya. Sedangkan Polda Banten kira-kira 8.000 personel," kata Royke.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di Jabar pasti di Pantura. Lalu lepas Cikarut, Labuan, terus ke arah timur Cirebon sampai perbatasan Jateng di rest area. Lalu di Cipularang, jalur Nagreg, sama Puncak. Ini pasti yang konsentrasi penuh banyak di sini. Bahkan kebijakan Pak Kapolda itu anggota polsek yang bukan di jalur diperbantukan ke jalur tadi," ujar Royke.
Di wilayah Jawa Tengah, Polda Jateng menyiapkan 12 ribu personel untuk mengamankan arus mudik. Daerah yang akan difokuskan dijaga personel di antaranya sekitar Brexit, Tegal, Pejagan, Bumiayu, hingga Pemalang. Tak tertutup kemungkinan juga beberapa flyover yang telah digunakan saat Lebaran lalu, seperti Klonengan, Kesambi Prupuk, dan Dermoleng.
"Di Jateng tentu Brexit dan sekitarnya. Area Brexit itu Brebes, Tegal, Pejagan, sampai Bumiayu, bahkan bisa terus sampai Pemalang. Konsentrasinya di situ kalau saya melihat Idul Adha ini," kata Royke.
Polda Metro Jaya juga akan mengerahkan 12 ribu personel untuk mengamankan arus mudik yang ke arah Cikampek dan Merak, Banten. Selain itu, personel melakukan penjagaan di sekitar daerah wisata.
"PMJ akan konsentrasi jalur yang keluar Cawang sampai Cikarut. PMJ dan Korlantas. Begitu juga arah Jagorawi, Cibubur, ke selatan. Akan banyak tersebar juga di tempat rekreasi. Pengalaman saya di PMJ itu kalau Ragunan, bahaya kalau tidak diatur dengan baik. Ragunan, Ancol, TMII," ungkap Royke.
Sedangkan Polda Banten menyiapkan sebanyak 8.000 personel. Salah satu daerah yang difokuskan dijaga personel adalah Merak.
Royke menyebut akan ada penambahan personel di sekitar wilayah krusial, terutama di sekitar Jabar dan Jateng. Namun penambahan personel itu masih dirundingkan dengan Asops Kapolri Irjen M Iriawan. (yld/rvk)











































