Bikin Heboh, Hujan di Satu Rumah di Tebet Fenomena Alam 'Eksklusif'

Aditya Mardiastuti - detikNews
Selasa, 29 Agu 2017 17:30 WIB
Foto: Denita Matondang/detikcom
Jakarta -

Tabir misteri di balik hujan eksklusif yang hanya mengguyur satu rumah sampai kini belum terungkap. Hujan ini merupakan fenomena alam yang memang jarang terjadi.

Kepala Humas BMKG Hary Tirto menuturkan hujan tersebut bisa jadi hujan yang sangat lokal. Hujan 'eksklusif' seperti itu hanya bisa terjadi jika ada sesuatu yang sangat khusus.

"Jadi kalau kejadian hujan yang sangat-sangat lokal, itu fenomena alamiah. Alamiahnya dengan catatan syarat-ketentuan berlaku," kata Hary saat dihubungi, Senin (28/8/2017) malam.


Lalu, seperti apa syarat dan ketentuannya? Hary menuturkan itu menyangkut faktor cuaca. Antara lain faktor suhu, penguapan, kelembapan, kondisi awan, arah dan kecepatan angin, serta faktor cuaca lainnya.

[Gambas:Video 20detik]

Fenomena seperti itu bisa terjadi pada peralihan musim. "Kalaupun itu terjadi lebih banyak di musim transisi atau di kemarau dan antara siang dan menjelang malam," katanya.

Jadi, dalam hujan lokal tersebut, ada teori ilmiahnya, sehingga ia mengimbau tak dikaitkan dengan klenik. "Jadi jangan dikaitkan dengan klenik dulu," pesan Hary.

Meskipun ada teori ilmiahnya, kenyataannya, hujan lokal sulit terjadi hanya di satu rumah. Apalagi di musim kemarau seperti saat ini.

Kepala Pusat Informasi Meteorologi Publik BMKG Mulyono Prabowo menuturkan, dilihat dari skala ruang dan waktu, hujan yang mengguyur satu rumah di Tebet sulit terjadi. Apalagi melihat dimensi rumah yang hanya berukuran 5x5 meter.

Pada hujan setempat atau lokal saja, cakupan wilayahnya cukup besar. Ketinggian awan saat musim kemarau adalah 700 meter-1 kilometer, sehingga semakin sulit dijelaskan jika hujan terfokus di satu titik.

"Ambil antara 500-700 meter di atas permukaan. Kemudian kalau itu jatuh hanya pas satu rumah dan itu pada jangka waktu yang lama 6 jam, itu banyak channel dari awan turun ke rumah itu. Pada kondisi musim kemarau, potensi hujan lokal seperti ini mudah sekali terganggu karena ada angin, jadi mudah bergeser," terangnya.

(van/tor)