Terbakar, Pom Bensin di Jl. Raya Bogor Tidak Rusak Parah
Jumat, 13 Mei 2005 17:59 WIB
Jakarta - Pom bensin (SPBU) di Jl. Raya Bogor, Jakarta Timur yang terbakar tidak mengalami rusak parah. Hanya satu dari tiga mesin pompa yang rusak akibat kebakaran itu. Pemantauan detikcom, Jumat (13/5/2005) pukul 15.00 WIB, akibat kebakaran itu, hanya satu mesin pompa premium yang rusak. Dua mesin pompa lainnya tidak tersambar api. Bangunan lainnya juga aman. Hanya saja, atap pelindung yang berada di atas pompa premium yang terbakar itu tampak gosong. Lampu-lampu di atap tersebut juga pecah. Kini, SPBU 34-13704 ini sudah dipasangi police line. SPBU ini tertutup untuk umum, kecuali aparat kepolisian. Salah seorang petugas SPBU Maksum saat ditemui detikcom menceritakan, kebakaran itu bermula dari seseorang yang hendak membeli premium. Orang tersebut akhirnya diindentifikasi bernama Lukman.Lukman mengendarai sepeda motor Honda Karisma. Nah, dari tampilannya, Lukman ini adalah pedagang bensin eceran. Saat datang ke SPBU ini, dia membawa empat dirigen untuk diisi premium. Saat dirigen pertama diisi, premium tampak meluber. Kepenuhan. Karena dirigennya terletak di atas sepeda motor, premium itu akhirnya meluber ke bagian knalpot dan mesin sepeda motor. "Tiba-tiba muncul percikan api dan membesar," kata Maksum. Saat itu, api juga langsung menyambar Lukman. Tangan dan kaki Lukman terkena jilatan api. Dia pun mengerang kesakitan. "Dia langsung dilarikan ke rumah sakit," tutur Maksum. Api kemudian menyambar mesin pompa premium. "Sempat timbul ledakan saat mesin pompa terbakar," jelas Maksum. Sebelum mobil pemadam kebakaran datang, petugas SPBU mencoba memadamkan api dengan alat pemadam kebakaran yang tersedia di SPBU. Kini, kasus kebakaran ini tengah ditangani Polsek Ciracas (bukan Polsek Pasar Rebo seperti pada berita sebelumnya). Sejumlah petugas SPBU masih dimintai keterangan di Mapolsek Ciracas.
(asy/)











































