DetikNews
Selasa 29 Agustus 2017, 06:57 WIB

Senggolan Mobil Berujung Pengeroyokan Fitri di Jl Sudirman

Faiq Hidayat - detikNews
Senggolan Mobil Berujung Pengeroyokan Fitri di Jl Sudirman Foto: Fitri Aprinasari Utami (Kanavino Ahmad Rizqi/detikcom)
Jakarta - Fitri Aprinasari Utami (25) menjadi korban pengeroyokan di Jalan Sudirman, Jakarta Selatan. Pelaku yang berinisial SJP dan SW sempat mencaci dan memukul korban.

Peristiwa ini berawal Fitri yang hendak pergi ke kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Rabu (23/8) pukul 16.00 WIB. Saat melintas di Jalan Sudirman, tepatnya di dekat Sampoerna Strategic, mobil Fitri ditabrak oleh pelaku.

Fitri pun langsung menghampiri mobil tersebut karena tidak terima ditabrak. Bukannya bicara baik-baik, kedua pelaku malah keluar dari mobil dan memarahi korban.

SJP kemudian mencaci dan melempar botol air mineral ke arah korban. Adu mulut tak terelakkan, Fitri juga memarahi pelaku.

"Setelahnya SJP melempar botol aqua ke arah korban dan mengenai kepala korban. Lalu korban kembali memaki SJP," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono dalam keterangannya, Senin (28/8/2017).



Tak terima dimarahi, SW kemudian memegangi Fitri dari belakang sementara SJP memukul korban dengan tangan. Usai melampiaskan amarahnya, kedua pelaku langsung meninggalkan lokasi setelah kejadian itu.

Pada hari yang sama, Fitri langsung melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian. Dalam laporannya, Fitri juga mengaku sempat ditarik-tarik jilbabnya oleh pelaku. Kejadian itu disebutnya terekam CCTV yang ada di sekitar lokasi.

"Terus habis itu saya kan pake jilbab, jilbab saya ditarik-tarik, video pas kejadian dari yang ngerekam sama CCTV juga udah ditangani penyidik ya," kata Fitri di Mapolda Metro Jaya, Jalan Sudirman, Jakarta, Senin (28/8).

Dia mengaku pelipis kirinya luka akibat dipukul pelaku. Bahkan Fitri mengklaim dirinya sempat tuli setelah insiden tersebut.

"Ada saya divisum kebetulan yang kena tonjok itu pelipis kiri waktu pada saat itu langsung divisum. Begitu divisum di RS Polri, dokter nanya ini pelaku pakai cincin atau apa? Saya kurang inget, tapi itu divonis telinga sebelah kiri tuli ada bekas gores gitu, makanya ditanya pelaku pakai cincin atau nggak," terang Fitri.

Dia sempat mengajak pelaku menemui pihak kepolisian agar masalah selesai. "Jadi pada saat itu saya turun dari mobil cekcok mulut, saya bilang, 'Tolong Pak, kita selesaikan di kepolisian saja', pelaku terus cekcok marah-marah sampai akhirnya terjadi pemukulan pengeroyokan," tutur Fitri, yang mengaku sebagai kader muda Partai Golkar.

Kedua pelaku saat ini sudah ditangkap oleh Ditreskrimum Polda Metro Jaya di Hotel Ibis, Jakarta Utara, pada pukul 10.00 WIB, Jumat (25/8). Kedua pelaku dijerat pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan. Empat orang saksi telah diperiksa dalam kasus pengeroyokan ini.


(fai/ams)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed