Kantor PKB Jateng Diancam Diduduki Massa Pro Gus Dur
Jumat, 13 Mei 2005 16:33 WIB
Semarang - Konflik internal di tingkat pusat sudah pasti berimbas ke daerah. Kantor DPW PKB Jateng diguncang isu akan diduduki kubu pro Gus Dur dan Muhaimin, Jumat (13/5/2005). Polisi pun berdatangan.Isu itu bermula dari sebuah SMS yang diterima sejumlah wartawan Semarang. Dalam SMS-nya, sang pengancam menilai DPW PKB dan Garda Bangsa Jateng telah menggunakan fasilitas partai demi kepentingan segelintir pengurus untuk mendukung Alwi - Ipul.Untuk itu, mereka yang mengatasnamakan diri sebagai Pasukan Berani Mati (PBM) akan mengambil alih Kantor DPW PKB Jateng mulai hari ini. Karena dengan cara demikian, semua pengurus dapat memahami kontroversi seputar kepengurusan DPP versi MLB Yogyakarta yang memilih Alwi Shihab dan versi Muktamar Semarang yang mendaulat Muhaimin Iskandar.Akibat isu itu, sekitar pukul 10.00 WIB, tiga mobil polisi dari Polsek Tugu mendatangi Kantor PKB Jateng yang terletak di Jl Raya Karanganyar Tugu Semarang tersebut. Mereka menanyai beberapa staf soal isu tersebut.Ketika waktu salat Jumat dimulai, aparat kepolisian itu meninggalkan lokasi. Tapi untuk mengantisipasi kemungkinan buruk, mereka tetap menyisakan beberapa orang untuk berjaga.Tidak hanya itu, para wartawan berkali-kali menelepon sekretariat dan sejumlah pengurus PKB Jateng. "Banyak sekali yang telepon, Mas. Semua menanyakan benar nggak Kantor DPW akan diduduki," kata staf DPW PKB Jateng Zaenal Abidin kepada detikcom.Isu itu juga membuat PKB Jateng tidak seperti biasanya. Hingga pukul 14.30 WIB, di area kantor banyak orang berlalu lalang. Sejumlah polisi pun masih terlihat berjaga. Tidak diketahui sampai kapan mereka akan bertahan.Sebagaimana diketahui, Kamis kemarin, ratusan anggota Garda Bangsa Jateng mengikrarkan diri setia kepada Alwi dan Ipul. Tiga hari sebelumnya, kubu Gus Dur - Muhaimin menggelar konsolidasi di Ponpes Edi Mancoro Gedangan Salatiga.Selanjutnya, pada Minggu (15/5) nanti, kubu Alwi - Ipul ganti berkonsolidasi di Kantor PKB Jateng. Sejumlah pengurus PKB Jateng juga saling telikung. Sebagian pro MLB, yang lain pro Muktamar Semarang. Akibatnya, mereka sulit dipertemukan.
(nrl/)











































