Kredit Macet Mandiri
Jusuf Kalla Bela Bosowa
Jumat, 13 Mei 2005 16:00 WIB
Jakarta - Jusuf Kalla blak-blakan membela Bosowa Group, milik keponakannya. Perusahaan Bosowa milik Erwin Aksa, yang disebut-sebut terkait kasus Bank Mandiri tidak pernah menggondol kekayaan negara. Demikian disampaikan Wakil Presiden Jusuf Kalla di kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (13/5/2005).Erwin Aksa, sang ponakan Kalla kini menjabat sebagai Vice President Bosowa Grup. Di perusahaan ini, Kalla menegaskan dirinya tidak terlibat langsung dalam kepemilikan Bosowa."Saya kira kemarin, telah dijelaskan oleh Erwin keponakan saya. Bahwa, sejauh ini tidak pernah Semen Bosowa menunggak pembayaran kredit yang diterimanya. Baik cicilan utang pokok maupun bunga," kata Kalla.Secara umum, jelas Kalla, kondisi Bosowa lebih baik dibandingkan perusahaan sejenis lainnya, seperti Semen Cibinong atau Indocement. "Tidak ada hair cut yang luar biasa. Tidak ada penjualan ke pihak asing. Tidak masuk ke BPPN," tandas Kalla.Kondisi yang demikian, menurut dia, harus dihargai bahwa ada industri semen yang mau bertahan dalam krisis saat itu. "Bahwa sekarang menjadi sorotan haruslah melihat masa lalunya. Perusahaan ini tidak pernah menggombal kekayaan negara," tandasnya.
(aan/)











































