Didesak Pengunjuk Rasa, Anggota KPUD Toraja Mundur
Jumat, 13 Mei 2005 15:38 WIB
Makassar -
Gara-gara terus didemo, Moses Patadungan, mundur dari jabatannya sebagai anggota KPUD Toraja. Namun pengunduran diri Moses tidak begitu saja diterima oleh KPUD Sulsel.Pengunduran diri Moses berawal dari penetapan pasangan calon yang bakal maju di Pilkada Toraja, Juni nanti. Saat itu KPUD Toraja menetapkan 6 pasangan calon yang lolos.Namun dari 6 pasangan calon, 2 pasangan mendapat banyak protes dari warga. Bahkan ratusan warga mendatangi kantor KPUD Toraja dan menuntut agar kedua pasangan ini dibatalkan penetapannya.Alasan warga, kedua calon ini terlibat kasus korupsi dan sudah dalam tahap proses pemeriksaan. Kedua pasangan calon ini adalah Yermin Sampe Palendongan- Russel Rupa dan Ampi Saturu-Palenopopang. Bahkan warga memberi opsi pada KPUD Toraja, jika tidak dibatalkan, anggota KPUD harus mundur.Moses Patadungan yang saat itu menerima demo warga pun bimbang. Akhirnya, Moses memilih untuk mundur. "Saat itu, Moses menganggap membatalkan 2 calon itu sama saja dengan melanggar undang-undang. Maka ia memilih mundur. Ia betu-betul dalam tekanan," ujar Pong Rekun yang juga anggota KPUD Toraja ketika ditemui di kantor KPU Sulsel, Jl Andi Pettarani, Makassar, Jumat (13/5/2005).Menurut Pong, massa saat itu dalam keadaan tak terkendali. Jumlahnya ada ratusan.Namun keputusan Moses untuk mundur tidak langsung diterima oleh KPUD Sulsel. "Saat itu dia di bawah tekanan. Makanya kami menganjurkan anggota KPUD Toraja untuk rembuk dulu dengan Moses. Apa betul ia mau mundur, bukan karena tekanan massa," ujar Ketua KPUD Sulsel Aidir Amin Daud.
(nrl/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































