Kalla Sangkal Nepotis Soal 4 Pejabat Depdagri Asal Sulsel
Jumat, 13 Mei 2005 14:51 WIB
Jakarta -
Empat pejabat eselon I Depdagri yang dilantik Kamis kemarin berasal dari Sulawesi Selatan (Sulsel), daerah asal Wapres Jusuf Kalla. Kalla pun menyangkal ada praktek nepotisme dalam pengangkatan para pejabat itu."Jangan kaitkan sama sekali masalah kesukuan presiden dan wapres dengan pejabat yang diangkat. Ini berbahaya," tukas Wapres usai salat Jumat di Istana Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakpus, Jumat (13/5/2005).Di mata Kalla, adalah suatu diskriminasi apabila hanya karena kebetulan dirinya sebagai wakil presiden yang berasal dari Bugis, maka semua orang Bugis tidak bisa mendapatkan kenaikan jabatan maupun karier struktural. Sebab apabila pandangan primordialisme demikian yang digunakan, maka warga etnis Jawa yang akan mendapat kesulitan."Apa karena presidennya orang Jawa, jadi orang Jawa lainnya nggak bisa naik pangkat? Ini kan diskriminasi," gugat Wapres.Kalla menekankan, proses pemilihan pejabat eselon I pemerintahan telah melalui serangkaian prosedur seleksi yang ketat dalam rapat-rapat Tim Penilai Akhir (TPA) yang dipimpin langsung oleh Presiden SBY.Berdasarkan penilaian TPA yang diikuti Kalla bersama Kepala BIN Syamsir Siregar, Meneg PAN Taufik Effendi dan Mendagri M Ma'aruf, keempat pejabat eselon I Depdagri asal Sulsel itu diketahui memiliki kemampuan profesional yang bagus untuk menjalankan tugas-tugas dan tanggung jawabnya yang baru. Mereka juga mempunyai track record yang bersih."Mereka punya kemampuan dari bawah. Jadi wajar-wajar saja," tandas Kalla.Sebagaimana diberitakan, empat pejabat eselon I Depdagri itu dilantik Kamis kemarin. Dari 11 pejabat, 4 di antaranya berasal dari Makassar. Mendagri M Ma'aruf menyebut itu sebagai kebetulan saja.
(nrl/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































