RI Kutuk Pelecehan Al Qur'an oleh Tentara AS di Guantanamo

RI Kutuk Pelecehan Al Qur'an oleh Tentara AS di Guantanamo

- detikNews
Jumat, 13 Mei 2005 13:25 WIB
Jakarta - Pelecehan kitab suci Al Qur'an yang dilakukan tentara Amerika Serikat (AS) di penjara Guantanamo dihujani protes keras. RI meminta AS mengusut tuntas kasus tersebut.Hal ini disampaikan Juru Bicara Departemen Luar Negeri (Deplu) Marty Natalegawa di gedung Deplu, Jalan Pejambon, Jakarta Pusat, Jumat (13/5/2005)."Kita sangat menyesali dan sangat tidak dapat menerima insiden tersebut, " kata Marty.Seperti diberitakan majalah Newsweek, interogator AS di penjara Guantanamo meletakkan kopi Al Qur'an di toilet dan menghancurkan kitab suci itu ke dalam kloset.Menurut laporan Newsweek beberapa waktu lalu itu, tindakan tentara AS dimaksudkan melecehkan dan menjatuhkan mental tahanan Afghanistan di penjara tersebut."Kitab suci seperti Al Qur'an, Injil dan lainnya harus dihormati. Untuk itu, kami mendesak otoritas AS agar pelakunya harus dihukum secara setimpal," tandas Marty.Menurut dia, protes RI ini sudah dibahas dalam pembicaraan diplomatik antara dua negara. "Saya ingin tegaskan, tindakan prajurit AS itu adalah tindakan yang nista, tindakan yang imoral," demikian Marty. (aan/)


Berita Terkait