Rusia Tuding Badan Intelijen AS Lakukan Spionase

Rusia Tuding Badan Intelijen AS Lakukan Spionase

- detikNews
Jumat, 13 Mei 2005 11:30 WIB
Jakarta - Rusia menuding badan-badan intelijen AS dan asing lainnya memata-matai negeri itu. Menurut Rusia, badan intelijen asing menggunakan organisasi-organisasi non-pemerintah yang mendukung demokrasi untuk melakukan spionase atas Rusia. Tuduhan itu disampaikan Kepala Dinas Keamanan Federal Rusia, Nikolai Patrushev, yang merupakan sekutu Presiden Rusia Vladimir Putin. "Bersamaan dengan bentuk-bentuk pengaruh klasik pada proses politik dan ekonomi, badan-badan intelijen asing sekarang lebih aktif menggunakan metode non-tradisional," tukas pimpinan keamanan Rusia itu, seperti dilansir kantor berita Associated Press, Jumat (13/5/2005)."Dengan menyamar melaksanakan program kemanusiaan dan pendidikan di wilayah-wilayah Rusia, mereka melobi kepentingan negara-negara bersangkutan dan mengumpulkan informasi rahasia seputar isu-isu berskala luas," imbuh Patrushev.Menurut Patrushev, pejabat-pejabat Rusia meyakini bahwa Washington dan negara Barat lainnya juga telah menggunakan kelompok-kelompok yang dibiayai pemerintah untuk membantu kelompok oposisi Rusia. Ini terbukti dengan jatuhnya pemerintahan di negara-negara bekas Uni Soviet dalam dua tahun terakhir, seperti Georgia, Ukraina dan Kyrgyzstan."Peristiwa-peristiwa terakhir di Georgia, Ukraina dan Kyrgyzstan sudah jelas membenarkan hal ini," ujarnya.Bagimana reaksi pemerintah AS atas tuduhan tersebut? Juru Bicara Gedung Putih Scott McClellan berdalih bahwa dirinya belum tahu soal tudingan Rusia itu. "Saya belum lihat komentar tersebut dan saya tidak tahu siapa yang dimaksudnya," dalih McClellan. (ita/)


Berita Terkait