Nelayan RI yang Ditahan di Australia Alami Luka Bakar

Nelayan RI yang Ditahan di Australia Alami Luka Bakar

- detikNews
Jumat, 13 Mei 2005 09:49 WIB
Jakarta - Pekan lalu, nelayan Indonesia bernama Heri yang ditahan Australia menemui ajal dalam masa penahanan di atas kapalnya sendiri. Sekarang seorang nelayan Indonesia yang juga ditahan menderita luka bakar hingga 45%.Nelayan malang itu ditahan di atas kapalnya di Pelabuhan Darwin. Pria itu diyakini sebagai salah seorang kapten kapal, yang ditahan karena memasuki perairan Australia tanpa izin. Demikian dilansir ABC News, Jumat (13/5/2005).Luka bakar yang memenuhi tubuhnya disebabkan siraman minyak goreng panas. Pria itu telah dilarikan ke RS Royal Darwin.Komandan polisi setempat Chris Lyndon menyatakan, perbedaan bahasa mempersulit pengungkapan penyebab insiden itu. "Itu sedang diselidiki. Kami belum pasti apakah itu kecelakaan atau dilakukan oleh seseorang, namun kami yakin orang yang terluka itu adalah salah satu kapten dari kapal-kapal yang di sana," katanya.Polisi akan menggunakan jasa penerjemah agar polisi bisa melanjutkan investigasinya hari ini.Belasan nelayan Indonesia saat ini ditahan oleh Australia karena memasuki perairan negeri itu secara ilegal. Mereka ditahan di atas kapal mereka di pelabuhan untuk menunggu peradilan.Indonesia telah meminta Australia memperlakukan para nelayan lebih manusiawi dengan menahan mereka di daratan, pasca meninggalnya nelayan Heri karena serangan jantung. Tapi Australia menyatakan, kebijakan itu diberlakukan pada semua pelanggar dari negeri mana pun. (nrl/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads