Sebelum bertanding, para pemain diarahkan ke ruang official, tepatnya di bawah tribun utama stadion untuk dilakukan tes. Secara bergantian mereka didata kemudian dipersilakan untuk melakukan tes tersebut sesuai arahan petugas.
Para pemain itu dari Persemon Mon Geudong dan PS Hagu Tengoh. Mereka berdebut sore hari ini dalam laga final Walikota Lhokseumawe Cup II 2017.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menambahkan para pemain itu tidak diberitahukan terlebih dahulu, hanya panitia saja yang tahu. Hal ini untuk meminimalisasi agar mereka tidak hadir dan tidak mencari penangkal obat-obatan yang telah dikonsumsinya.
"Ada 2 tim yang kita tes. Ada 32 orang pemain. Mereka kita tes urine dadakan. Kita melihat bagaimana perkembangan konsumsi narkoba di tingkat pemuda. Setelah kita tes, mereka semuanya negatif menggunakan narkoba," tambah Fakhrurrozi.
Dia berharap dengan hadirnya berbagai kegiatan olahraga, bisa membawa dampak positif bagi para pemuda. Mereka mempunyai aktivitas yang cukup sehingga tidak ikut terlibat dalam peredaran maupun pemakai narkoba berbagai jenis.
Selain para pemuda, BNN Lhokseumawe telah melakukan sidak ke berbagai instansi pemerintah, TNI, Polri maupun instansi vertikal lainnya. (dhn/dhn)











































