Angin kencang dirasakan sejak kemarin sore. Sejumlah warga di kawasan Jakarta dan sekitarnya merasakannya sampai siang ini. Embusan angin sempat berhenti, lalu muncul lagi.
Kejadian ini memang tidak sampai menimbulkan insiden tertentu. Namun sebagian besar masyarakat di media sosial bertanya-tanya mengenai angin kencang ini.
Kepala Humas BMKG Harry Tirto menyatakan rentang Juli-Agustus merupakan bulan puncak kemarau. Pada saat kemarau, biasanya massa udara bergerak dari arah Australia menuju Asia.
"Imbasnya adalah anginnya itu relatif kencang. Memang terjadi di puncak musim di rentang Juli sampai Agustus. Dan puncaknya itu ada di hari-hari ini. Ini biasa terjadi," ujar Hary ketika dimintai konfirmasi detikcom, Jumat (25/8/2017). (fjp/fjp)











































