Setelah 45 Tahun Kontrak, PMII Tempati Rumah Sendiri

Setelah 45 Tahun Kontrak, PMII Tempati Rumah Sendiri

- detikNews
Jumat, 13 Mei 2005 06:27 WIB
Jakarta - Setelah 45 tahun 'numpang', mulai hari ini Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) telah resmi menempati 'rumah sendiri'. 'Rumah' ini nantinya untuk mengkoordinasi gerakan kadernya.Hal tersebut diungkapkan Ketua umum PB PMII, Malik Haramain kepada detikcom, usai peresmian Graha Mahbub Junaedi sebagai kantor permanen PB PMII di Jl Salemba Tengah No 57 A, Jakarta Pusat. "Setelah cukup lama kita kontrak, Alhamdulillah, kita sudah punya kantor sendiri. Ini penting untuk konsolidasi gerakan," ucap Malik bersyukur.Menurut Malik, dengan berdiri tegaknya kantor PMII, maka akan menjadi sebuah momen agar konsolidasi kader untuk kinerja gerakan, lebih mudah dilakukan. Acara peresmian ini dihadiri sekitar 500 kader PMII dari seluruh Jakarta. Dalam peresmian ini, tampak hadir para senior, mantan ketua dan pengurus PB PMII, yakni Hasyim Muzadi, Said Budairi, Ahmad Bagja, Slamet Effendi Yusuf, Endin AJ Soefiehara, Muhaimin Iskandar, Syaiful Bahri Anshori dan Nusron Wahid.Dalam sambutannya, Ketua umum PBNU, KH Hasyim Muzadi yang menjadi penandatangan prasasti Graha Mahbub Junaedi, berharap agar kantor ini dapat dipergunakan semaksimal mungkin. Penggunaan kantor ini untuk berkontribusi aktif terhadap pembangunan bangsa. Hasyim juga melanjutkan, penamaan kantor yang telah dibangun sejak tahun 2001 dengan Graha Mahbub Junaedi sangat tepat. Alasannya, karena jasa-jasa yang bersangkutan sangat besar dalam mendirikan dan membangun PMII."Sahabat Mahbub adalah orang pertama yang menjadikan PMII ada sampai sekarang," papar Hasyim. Dalam acara peresmian ini, hadir pula para pimpinan organisasi kepemudaan lintas agama.Organisasi itu diantaranya Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Gerakan Mahasiswa Nasionalis Indonesia (GMNI), Pergerakan Mahasiswa Kristen Republik Indonesia (PMKRI), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Ikatan Pelajar NU (IPNU), Ikatan Mahasiswa Muhamadiyah (IMM) dan Ikatan Pelajar Putri NU (IPPNU). (ism/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads