Polri Selidiki Dugaan Pemalsuan Identitas Sindikat Saracen

Polri Selidiki Dugaan Pemalsuan Identitas Sindikat Saracen

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Kamis, 24 Agu 2017 16:19 WIB
Polri Selidiki Dugaan Pemalsuan Identitas Sindikat Saracen
Foto: Kabag Mitra Divisi Humas Polri Kombes Awi Setiyono. (Kanavino-detikcom)
Jakarta - Polisi menyelidiki dugaan pemalsuan identitas yang dilakukan oleh sindikat Saracen penyebar isu SARA di media sosial. Indikasi itu terlihat dari adanya salinan identitas yang ditemukan oleh polisi.

"Memang ada indikasi ke sana. Patut diduga. Karena memang banyak ditemukan scan-scan, copyan identitas. Mulai dari KTP, paspor patut diduga. Karena itu juga bisa menjadi modus kan. Karena memang dia ahli IT. Segala kemungkinan ada," kata Kabag Mitra Divisi Humas Polri Kombes Awi Setiyono di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jaksel, Kamis (24/8/2017).

Awi mengatakan saat ini pihaknya tengah fokus di kasus ujaran kebencian tersangka. Polisi akan memilah-milah kasus penyebaran isu SARA ini dengan indikasi pemalsuan identitas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ya itu. Kalau terkait dengan pemalsuan ini masih proses pendalaman. Dipilah-pilah. Dalam artian, sementara ini kan fokus terhadap hate speech-nya kan," ungkapnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kasubbag Ops Satgas Patroli Siber Bareskrim Polri AKBP Susatyo Purnomo menuturkan penyidik menemukan gambar dari KTP dan paspor di dalam harddisk. Dia menduga pemalsuan itu digunakan untuk merecovery akun-akun.

"Dalam hardisk dia itu ditemukan ada image dari KTP, paspor untuk merecovery akun-akun. Nah kita harus cek benar atau enggak," tuturnya.

Data-data itu juga yang dipakai oleh tersangka untuk akun-akun anonim dalam menyebarkan kebencian di media sosial.

"Jadi data-data itulah yang dipakai untuk anonim," terang Susatyo. (knv/idh)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads