Fahd Mengaku Terima Rp 3,4 Miliar dari 3 Proyek di Kemenag

Aditya Mardiastuti - detikNews
Kamis, 24 Agu 2017 14:34 WIB
Fahd A Rafiq (Foto: Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta - Fahd El Fouz alias Fahd A Rafiq mengakui menerima uang Rp 3.411.000.000 dari hasil lelang tiga proyek di Kementerian Agama. Dari tiap proyek itu Fahd mengaku mendapat jatah sekitar 3 persen.

"Saya terima Rp 3,411 miliar secara bertahap," kata Fahd di PN Tipikor Jakarta, Jl Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Kamis (24/8/2017).

Fahd mengaku uang itu berasal dari Direktur PT Sinergi Pustaka Indonesia Abdul Kadir Alaydrus. Namun, uang itu dia terima dari Vasco Ruseimy dan Rizky Moelyoputro sebagai bagian keuangan PT Karya Sinergy Alam (KSAI), perusahaan yang mereka dirikan bersama-sama untuk menampung uang hasil proyek.

"Saya terima dari saudara Vasco dan Riky karena mereka bagian keuangan PT KSAI. Saya terimanya cash, karena wanti-wanti dari awal jangan main rekening karena saya sudah posisi cekal," jelasnya.

Rincian duit yang diterima Fahd yaitu: proyek pengadaan laboratorium komputer MTs senilai Rp 1,25 miliar, penggandaan Alquran tahun anggaran 2011 senilai Rp 406 juta dan penggandaan Alquran tahun anggaran 2012 sebesar Rp 1,62 miliar.

Fahd mengaku seluruh uang tersebut telah diserahkan ke KPK.

Akibat perbuatannya, Fahd didakwa melanggar Pasal 12 huruf b juncto Pasal 18 atau Pasal 11 juncto Pasal 18 UU Nomor 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 kesatu KUHP dan Pasal 65 KUHP.

Merujuk pada putusan perkara korupsi proyek Alquran di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis, 30 Mei 2013, Fahd A Rafiq masuk fakta hukum putusan terdakwa korupsi Alquran, Zulkarnaen Djabar dan Dendy Prasetia.

(ams/dhn)