Fahri Usul Pansus Angket KPK Panggil Jokowi, PPP: Tidak Perlu

Fahri Usul Pansus Angket KPK Panggil Jokowi, PPP: Tidak Perlu

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Kamis, 24 Agu 2017 14:17 WIB
Fahri Usul Pansus Angket KPK Panggil Jokowi, PPP: Tidak Perlu
Arsul Sani. Foto: Andhika Prasetia/detikcom
Jakarta - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengusulkan Pansus Hak Angket KPK segera memanggil Presiden Joko Widodo. Anggota Pansus Hak Angket KPK F-PPP Arsul Sani menegaskan, pemanggilan Jokowi tak diperlukan.

"Tentunya kalau dari sisi pandang sah-sah saja seorang anggota pansus atau pimpinan DPR menyampaikan bahwa misalnya pansus harus mendesak presiden harus mengeluarkan Perppu kan, pansus harus memanggil presiden," kata Arsul di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (23/8/2017).

Menurut PPP, usulan Fahri dikesampingkan saja terlebih dahulu. Dia menyebut Pansus lebih baik fokus pada kerjanya saja.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau bagi PPP, iya. Kami memandang soal pansus itu dijalankan saja," tutur Arsul.

"Tidak perlu pada level meminta kehadiran presiden, nanti kita rumuskan rekomendasinya yang baik tentunya dengan komunikasi politik dengan pemerintah," imbuh Arsul.

Sebelumnya, Fahri mengusulkan Pansus Angket KPK memanggil Presiden Joko Widodo (Jokowi) karena merasa Jokowi selaku kepala negara bertanggung jawab terkait lembaga KPK.

"Itu tanggung jawab Presiden. Tapi pertanyaannya, Presiden sadar nggak dengan ini? Sikapnya bagaimana? Saya malah di ujung setelah temuan ini lengkap, Presiden harus ditanya, 'Sampeyan mau ke mana Pak?'," ujar Fahri, Rabu (23/8). (gbr/bag)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads