KPUD Solo Bubarkan Acara 'ABG Mencari Walikota'

KPUD Solo Bubarkan Acara 'ABG Mencari Walikota'

- detikNews
Kamis, 12 Mei 2005 19:13 WIB
Solo - KPUD Kota Surakarta membubarkan sebuah acara yang dinilai kampanye terselubung dengan bungkus 'ABG Mencari Walikota' di Aula SMA Negeri 4 Solo, Kamis (12/5/2005). Desk Pilkada Solo juga akan memberikan peringatan kepada kepala SMA yang bersangkutan.Acara itu digelar atas kerja sama OSIS SMAN 4 Solo dan Mayor Haristanto, seorang warga Solo yang selama ini aktif menggelar berbagai kegiatan. Mayor selama ini dikenal cukup dekat dengan pasangan Achmad Purnomo-Istar Yuliadi yang diajukan sebagai calon walikota dan wakil walikota Solo oleh PAN.Ketua OSIS SMA Negeri 4 Surakarta Agus Susilo mengatakan, acara tersebut merupakan ide dan dana seluruhnya berasal dari Mayor Haristanto yang selanjutnya disetujui kepala sekolah. Undangannya juga ditandatangani oleh Ketua Kepala Sekolah, Ketua OSIS SMAN 4 dan Mayor Haristanto.Acara tersebut diikuti sekitar 500 pelajar yang terdiri dari 400 anak kelas tiga SMAN 4 dan sisanya perwakilan OSIS SMA negeri dan swasta se-Kota Solo. Untuk kegiatan itu, para siswa diizinkan tidak mengikuti tiga jam pelajaran. Seluruh peserta acara mendapat makanan dalam kotak bertulisan 'oleh-oleh dari Pak Purnomo dan Pak Istar'.Seperti yang diperkirakan, pasangan calon walikota dan wakil walikota yang hadir hanya pasangan Purnomo dan Istar. Namun keduanya belum sempat berdialog secara resmi dengan para peserta acara, karena baru sampai pada acara hiburan, pihak KPUD Kota Solo sudah datang dan membubarkan forum itu.Anggota KPUD Kota Solo, Winarso Kalinggo mengatakan, dia datang untuk membubarkan acara karena kompleks sekolah tidak boleh dijadikan tempat ajang kampanye. Selain itu, jadwal kampanye sesuai undang-undang baru diperbolehkan pada 10 hingga 23 Juni mendatang. Para peserta pun membubarkan diri.Desk Pilkada Kota Solo menyayangkan tindakan pihak SMAN 4 Solo yang telah menjadikan sekolah untuk praktik kampanye terselubung. "Kami akan memperingatkan Kepala SMAN 4 Solo (Soedjinto) lewat Dispora Kota Solo, karena telah mengizinkan penyelenggaraan tersebut," tegas anggota Desk Pilkada Kota Solo, Purnomo Subagyo.Setelah acara dibubarkan, Achmad Purnomo mengaku tidak tahu-menahu. Alasannya, dia hanya datang karena diundang panitia. Sedangkan Mayor Haristanto mengaku kecewa. Menurut dia, KPUD telah melakukan tindakan gegabah karena menghalang-halangi proses pendidikan politik bagi pemilih pemula."Sampai acara dibubarkan, belum ada sepatah kata pun yang disampaikan oleh pasangan calon yang hadir. Jadi kampanyenya terletak di mana," kata dia sambil menambahkan akan tetap menggelar acara serupa di berbagai tempat di lain kesempatan. (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads