DetikNews
Kamis 24 Agustus 2017, 13:32 WIB

Bareskrim Masih Cari Dokumen Restoran Bos First Travel di Inggris

Idham Kholid - detikNews
Bareskrim Masih Cari Dokumen Restoran Bos First Travel di Inggris Restoran Nusa Dua milik bos First Travel di London. (Dok. Istimewa)
Jakarta - Bareskrim belum menyita restoran senilai Rp 15 miliar milik Bos First Travel, Andika Surachman dan istrinya, Anniesa Hasibuan, di Inggris. Polisi masih mempelajari kepemilikan dan dokumen restoran tersebut.

"Itu kita pelajari dulu, kepemilikannya seperti apa, dokumennya juga belum ketemu," kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Brigjen Herry Rudolf Nahak saat dihubungi detikcom, Kamis (24/8/2017).


Selain itu, polisi masih menelusuri kepastian jumlah saham bos First Travel di restoran yang lokasinya tak jauh dari Istana Buckingham itu. Sebelumnya disebutkan polisi bos First Travel memiliki saham 40 persen di restoran tersebut.

"Itu yang sedang kita telusuri," ujarnya.

Hari ini, penyidik kembali memeriksa Andika, Anniesa, dan adik Anniesa, Siti Nuraida alias Kiki Hasibuan, sebagai tersangka. Pemeriksaan hari ini tidak hanya terkait dengan dugaan pencucian uang atau aset, tapi juga seluruh perkara yang menjerat para tersangka.

"(Pemeriksaan hari ini) ya terkait perkaranya semuanya," ucapnya.

Andika dan Anniesa disebutkan membeli saham Nusa Dua senilai Rp 14-15 miliar pada 2016. Restoran Nusa Dua berada di 118-120 Shaftesbury Ave, London. Kawasan Shaftesbury Ave pada 2010 pernah menjadi salah satu lokasi syuting 'Harry Potter: Deathly Hallows Part 1'.

Dalam perkara ini, sejumlah aset yang disita adalah kendaraan bermotor, rumah mewah di Sentul City, rumah di Kebagusan, rumah di Cilandak yang dikontrakkan, juga kantor First Travel di Atrium Mulia dan di Jl Radar AURI, Depok, serta butik di Kemang.
(idh/fdn)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed