DetikNews
Kamis 24 Agustus 2017, 13:05 WIB

Puspom TNI Cek Video Viral Pemotor Ugal-ugalan Ditendang

Ibnu Hariyanto - detikNews
Puspom TNI Cek Video Viral Pemotor Ugal-ugalan Ditendang Foto: Screenshot Instagram @just_fathi
Jakarta - Sebuah video yang memperlihatkan pemotor ugal-ugalan di sekitar Monas ramai di media sosial. Pemotor itu kemudian terlihat ditendang oleh orang yang disebut sebagai oknum polisi militer.

Video itu diunggah oleh pemilik akun Instagram @just_fathi. Saat dilihat detikcom pada Kamis (24/8/2017) sekitar pukul 12.30 WIB, video itu sudah ditonton lebih dari 157 ribu kali. Video ini juga dibagikan di akun-akun Instagram dan YouTube lainnya.

Pemilik akun @just_fathi menyebut peristiwa itu terjadi pada Minggu pagi. Dia merekam seorang pengendara motor yang sedang duduk di rumput. Ada dua orang di samping pemotor itu, kemudian salah satunya tampak menendang si pemotor.

Motor hijau si pria itu terparkir di pinggir jalan. Di sampingnya, ada motor voorijder yang juga terparkir.

"Ketika gw sampe di tikungan S yg legendary itu gw nemuin beberapa pengguna motor mau start untuk cornering (jujur gw ga tau tujuannya apa karena dia start dari puteran balik). setelah mgelewatin itu gw nemuin Seorang Anak Muda Yang Lagi Di Sekolahin sama 1 Polisi Militer dan 1 orang yg gw ga tau siapa dia. tapi di sini gw ngambil kesimpulan kalo anak ini berbuat kesalahan. kalo emang dia ga salah, ga mungkin sampe seorang PM nyekolahin itu anak," demikian tulis pemilik akun @just_fathi.

"AMPUN PAK...!!!" Jadi tadi pagi gw riding ke monas buat nemuin temen" gw.karena udah lama ga kemonas (karena mulai banyak yg ga jelas di sana kalo minggu pagi). gw punya bad feeling dan ngomong dalem hati "kira kira ada apa ha di sana..?" dan ketika gw sampe di tikungan S yg legendary itu gw nemuin beberapa pengguna motor mau start untuk cornering (jujur gw ga tau tujuannya apa karena dia start dari puteran balik). setelah mgelewatin itu gw nemuin Seorang Anak Muda Yang Lagi Di Sekolahin sama 1 Polisi Militer dan 1 orang yg gw ga tau siapa dia. tapi di sini gw ngambil kesimpulan kalo anak ini berbuat kesalahan. kalo emang dia ga salah, ga mungkin sampe seorang PM nyekolahin itu anak. . intinya gini guys, kalo kalian ga pengen di bilang sedang balap liar,yaudh kurang"in hal-hal yg gak berfaedah kaya gitu. kalo emang latihan, latihan deh di tempat yg ada lebih baik ngeluarin duit untuk have fun, dari pada ngeluarin duit buat bayar rumah sakit. inget nyawa cuma di kasih satu. kalian tetep salah even kalian udah safety gear tapi masih kebut"an di monas. . gw gak muna kok, gw juga suka ngebut, suka miring", suka wheelie" tapi gw liat situasi. gw ngelakuin itu karena seneng bukan karena pengen di foto buat feed IG atau di lihat banyak orang. . jadi yuk mulai sekarang kita ciptain sunmori aman, sunmori tertib. inget yg bayar pajak bukan kalian doang,yg pengen berkendara juga bukan kalian doang. . gw sengaja ngepost video ini buat pelajaran kita semua. sorry kalo ada pihak yang ga suka bisa DM gw terkait video ini. . #justfathi #milr #sunmori #crash #roadrage #bikevscop #saferide

A post shared by M.I.L.R (@just_fathi) on Aug 20, 2017 at 5:04am PDT


Saat dimintai konfirmasi soal diduga oknum polisi militer menendang pemotor, Danpuspom TNI Mayjen TNI Dodik Wijanarko mengaku akan mengeceknya terlebih dahulu. Dia akan memastikan apakah itu adalah oknum polisi militer.

"Nanti kita cek belum lihat, nanti kita cek, kalau bener (oknum POM) pasti ada tindak lanjutnya, kita akan melakukan yang terbaik untuk yang terbaik," ucap Mayjen Dodik di Lanud Halim Perdanakusuma, Kamis (24/8).

Dia yakin akan diketahui dari kesatuan mana polisi militer itu berasal, jika memang pelakunya merupakan polisi militer. "Pasti nanti akan ketahuan. Nggak mungkin kalau sudah ada gitu pasti akan ketahuan," ujarnya.
(imk/fjp)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed