DetikNews
Kamis 24 Agustus 2017, 01:01 WIB

Ribut 2 Napi di Lapas Jelekong Dipicu Mabuk-mabuk Usai Dangdutan

Elza Astari Retaduari - detikNews
Ribut 2 Napi di Lapas Jelekong Dipicu Mabuk-mabuk Usai Dangdutan Foto: Lapas Jelekong Bandung. (Wisma Putra/detikcom).
Bandung - Dua narapidana di Lapas Narkoba Jelekong Bandung ribut. Keributan dipicu seorang napi yang mabuk usai menonton dangdutan.

Kapolres Bandung AKBP Nazly Harahap menjelaskan soal perselisihan di Lapas Jelekong, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Peristiwa itu berawal dari diadakannya acara hiburan di Lapas pada Rabu (23/8).

"Sekira Pukul 10.00-16.00 WIB dilaksanakan hiburan band lokal dan dangdutan," kata Nazly saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (23/8/2017) malam.

Sekitar pukul 14.00 WIB, acara hiburan selesai. Salah satu napi dalam keadaan mabuk dan melakukan provokasi.

"Dadan alias Ceplok dalam keadaan mabuk telah membuat provokasi keributan di dalam ruang tahanan dengan cara berteriak-teriak," ungkap Nazly.


Sekitar Pukul 19.30 WIB, petugas lapas bernama Gunawan hendak meng-apelkan warga binaan. Namun keadaan di dalam lapas kembali memanas.

"Dadan alias Ceplok mengancam kepada Gunawan dengan menggunakan pisau belati dengan berbicara 'kadieken koncina ku aing ditusuk' dan kata-kata dari Dadan alias Ceplok memprovokasi tahanan lain dan akhirnya terjadi percekcokan antara Dadan alias Ceplok dengan Hermansyah alias Neon," jelasnya.

Dadan pun saat ini dipindahkan ke Lapas Subang. Sedangkan Hermansyah alias Neon dipindahkan ke Lapas Cirebon.

"Pemindahan kedua warga binaan lapas dibawa dengan menggunakan 1 unit kendaraan tahanan dari kejaksaan Bale Bandung dengan dikawal 10 orang personel," tutur Nazly.

Saat ini kondisi di Lapas Jelekong sudah dalam keadaan kondusif. Petugas kepolisian masih berjaga di lokasi.
(elz/elz)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed