Kegiatan HBKB ini dimulai pada pukul 06.00-11.00 WIB, Minggu (27/8). Pemerintah juga telah menyiapkan rekayasa lalu lintas karena adanya kegiatan ini.
"Kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor di wilayah Jakarta Selatan kembali akan diselenggarakan pada Minggu, tanggal 27 Agustus 2017," tulis Kasudin Perhubungan Jakarta Selatan Christianto dalam keterangannya, Rabu (23/8/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Kendaraan yang berasal dari arah utara (Kuningan) yang akan menuju selatan (Ragunan) dialihkan menuju ke Jalan Duren Tiga Raya-Jalan Raya Pasar Minggu-Jalan Raya Ragunan.
2. Kendaraan yang berasal dari arah selatan (Ragunan) yang akan menuju utara (Kuningan) dialihkan menuju Pejaten Barat-Jalan Kemang Selatan-Jalan Kemang Raya-Jalan Bangka Raya-Jalan Kapten Tendean.
3. Angkutan umum metromini S75 (Blok M-Pasar Minggu) setelah melalui Jalan Kapten Tendean menuju Jalan Mampang Prapatan dibelokkan menuju Jalan Duren Tiga-Jalan Raya Pasar Minggu dan menuju Pasar Minggu.
4. Angkutan umum TransJakarta masih tetap dapat melintas dengan menggunakan jalur khusus busway.
5. Suku Dinas Perhubungan Kota Jakarta Selatan akan menempatkan petugas plotingan sebanyak 75 orang pada 35 titik di sepanjang lokasi kegiatan HBKB.
6. Kendaraan yang mengantar orang sakit (emergency) yang berasa di atas jalur HBKB diberi pengecualian.
Selain itu, pemkot akan menampilkan sejumlah hiburan rakyat dalam kegiatan tersebut. Setiap sudin akan unjuk kebolehan dalam acara ini.
"Pencak silat dan futsal dari Sudin Pemuda dan Olahraga, penyuluhan pemadaman api oleh Sudin Pemadam Kebakaran, dongeng dan perpustakaan oleh Sudin Perpustakaan dan Arsip, pengukuran kualitas udara oleh Sudin Lingkungan Hidup, dan bazar masyarajak oleh Sudin UKM serta sepeda santai yang akan diikuti oleh pejabat SKPD/UKPD di lingkungan pemkot Jakarta Selatan," kata Christianto. (knv/rvk)











































