DetikNews
Rabu 23 Agustus 2017, 15:40 WIB

Stasiun di Jakarta Harus Sediakan Lahan Parkir Ojek Online

Arief Ikhsanudin - detikNews
Stasiun di Jakarta Harus Sediakan Lahan Parkir Ojek Online Ilustrasi stasiun (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta - Maraknya pengendara ojek online mangkal di stasiun membuat Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) merekomendasikan agar stasiun membuat tempat khusus mangkal ojek online. Hal ini dimaksudkan supaya lalu lintas kawasan stasiun tidak terganggu kendaraan yang mangkal di trotoar.

"Iya betul (agar tidak mengganggu arus lalu lintas). Biar rapi dan teratur," ucap Kepala BPTJ Bambang Prihartono saat dihubungi wartawan, Rabu (23/8/2017).

Lokasi tepat mangkal ojek online di stasiun dinamakan Kantong Pengendapan. Stasiun yang sudah memiliki lahan parkir untuk ojek online baru Stasiun Sudirman.

"Kami di Dukuh Atas (Stasiun Sudimara) sudah menyiapkan lahan parkir. Kami sebut 'Kantong Pengendapan' di bekas pasar yang dikelola oleh PD Pasar Jaya," ucap Bambang.

BPTJ dan PT KAI sedang menyiapkan beberapa Kantong Pengendapan lain di sejumlah stasiun. Salah satu stasiun yang sedang dibangun tempat parkir ojek online adalah Stasiun Tanah Abang.

"Di Tanah Abang, kami sedang minta izin ke PT KAI menggunakan lahan yang baru dibebaskan untuk digunakan sebagai 'Kantong Pengendapan' sementara sebelum lahan tersebut dibangun oleh PT KAI," ucap Bambang.

Selain bekerja sama dengan PT KAI, BPTJ berkoordinasi dengan beberapa lembaga terkait. Hal ini untuk menertibkan ojek online yang mangkal di trotoar sekitar stasiun.

"Dan BPTJ juga bekerja sama dengan Dishub dan kepolisian menertibkan di lapangan," ucap Bambang.
(aik/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed